Market Hari Ini 24 Dec 2025 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

SOHO Tebar Dividen Rp420,09 Miliar: Investor dapat Segini

Rencana dividen interim SOHO langsung mengangkat sentimen pasar. Saham menguat tajam, namun reli masih bersifat selektif dan lebih didorong respons jangka pendek menjelang cum dividen.

Rencana dividen interim SOHO langsung mengangkat sentimen pasar. Saham menguat tajam, namun reli masih bersifat selektif dan lebih didorong respons jangka pende

PT Soho Global Health Tbk. Foto: Dok Perusahaan.
PT Soho Global Health Tbk. Foto: Dok Perusahaan.

KABARBURSA.COM – PT SOHO Global Health Tbk, berkode saham SOHO, berencana akan membagikan dividen senilai Rp420,09 miliar kepada investor. Perseroan sendiri saat ini berada dalam posisi kas yang solid dan percaya diri untuk berbagi hasil.

Nilai Rp33,1 per saham bukan angka kecil, terutama untuk emiten farmasi yang beberapa tahun terakhir cenderung berhati-hati dalam mengelola arus kas pascapandemi.

Keputusan diambil melalui persetujuan sirkuler Direksi dan Dewan Komisaris pada 23 Desember 2025. Manajemen menegaskan bahwa dividen interim tidak berdampak material terhadap operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha menjadi kunci utama. Dividen dibayarkan dari posisi kas dan arus kas yang memang sudah tersedia.

Berdasarkan keterbukaan informasi SOHO, berikut jadwal yang perlu diperhatikan oleh investor:

  • 6 Januari 2026: Cum dividen di pasar regular dan negosiasi
  • 7 Januari 2026: Ex dividen di pasar regular dan negosiasi
  • 8 Januari 2026: Cum dividen di pasar tunai dan recording date
  • 9 Januari 2026: Ex dividen di pasar tunai
  • 22 Januari 2026: Pembayaran dividen

Respons pasar terhadap pengumuman ini terlihat cukup cepat. Pada perdagangan Rabu siang, 24 Desember 2025, saham SOHO melonjak 4,65 persen ke level 1.350. Kenaikan ini mencerminkan dua hal sekaligus. 

Pertama, pasar mengapresiasi kepastian imbal hasil tunai di tengah kondisi pasar yang masih selektif. Kedua, ada penyesuaian harga akibat faktor dividen, di mana investor mulai memposisikan diri menjelang tanggal cum dividen awal Januari 2026.

Pergerakan intraday SOHO juga menarik untuk dicermati. Saham dibuka di 1.350, sempat menyentuh level tertinggi 1.610 atau batas auto rejection atas, sebelum bergerak dinamis dengan rentang harian yang lebar antara 1.215 hingga 1.610. 

Rentang ini menunjukkan bahwa ada minat beli yang cukup kuat, tetapi diiringi aksi ambil untung jangka pendek. Harga rata-rata transaksi di 1.464 menandakan bahwa sebagian pelaku pasar masuk di harga yang lebih tinggi dari penutupan, sebuah indikasi bahwa sentimen positif tidak hanya datang dari satu dua transaksi awal.

Namun, nilai transaksi yang relatif terbatas di kisaran Rp1,4 miliar dan volume sekitar 9,39 ribu lot menunjukkan bahwa pergerakan ini belum sepenuhnya ditopang arus dana besar. Artinya, reli SOHO lebih bersifat sentimen-driven ketimbang akumulasi agresif oleh investor institusional. 

Pasar merespons kabar dividen sebagai katalis jangka pendek, bukan sebagai pemicu perubahan tren struktural dalam satu hari.

Jika ditarik lebih jauh, rencana dividen interim ini juga memperkuat positioning SOHO sebagai emiten defensif di sektor kesehatan. Di tengah volatilitas pasar dan ketidakpastian global, kepastian pembagian dividen tunai menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi investor yang mencari kombinasi stabilitas dan yield. 

Dengan jadwal cum dividen yang masih memberi waktu hingga awal Januari, ruang spekulasi jangka pendek masih terbuka, meski potensi fluktuasi harga juga akan meningkat seiring mendekatnya ex dividen.

Secara keseluruhan, rencana dividen interim SOHO berhasil mengangkat sentimen dan menghidupkan perdagangan sahamnya dalam jangka pendek. Pergerakan harga yang kuat mencerminkan apresiasi pasar terhadap disiplin keuangan perseroan. 

Namun, karena belum disertai lonjakan volume yang signifikan, pergerakan ini masih perlu diuji keberlanjutannya. Dalam konteks ini, SOHO sedang berada di fase di mana dividen menjadi penopang sentimen, sementara arah tren selanjutnya akan sangat ditentukan oleh konsistensi kinerja fundamental dan minat investor setelah efek dividen mulai terdiskonto oleh pasar.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait