KABARBURSA.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memimpin Pertemuan ke-11 Coalition of Finance Ministers for Climate Action (CFMCA) atau Koalisi Menteri Keuangan untuk Aksi Iklim untuk mencapai target Nationally Determined Contribution (NDC).
Rapat tersebut dipimpin oleh Sri Mulyani bersama Menteri Keuangan Belanda Steven van Weyenberg.
“Peran menteri keuangan sangat vital dalam mencapai target NDC setiap negara,” ujar Sri Mulyani dalam pernyataannya di Jakarta, Sabtu 20 April 2024.
Selain kontribusi keuangan, katanya, penting juga untuk aktif terlibat dalam persiapan, revisi, dan implementasi NDC, serta dalam pengembangan kebijakan makroekonomi dan fiskal yang berkelanjutan.
Pertemuan tersebut membahas tiga topik utama, yakni bagaimana meningkatkan peran Kementerian Keuangan dalam mendukung implementasi NDC, penghapusan subsidi yang merugikan lingkungan secara bertahap, dan upaya untuk menggalang pasar global dalam mendukung transisi.
Sri Mulyani menekankan bahwa pertemuan ini memberikan kesempatan bagi menteri keuangan untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik, termasuk dengan Kementerian Lingkungan Hidup sebagai National Focal Point untuk UNFCCC di setiap negara.
Sebelumnya, Sri Mulyani menghadiri IMF Spring Meetings di Washington, D.C., di mana dia membahas perubahan ekonomi global, regional, dan nasional yang cepat dan volatil, serta dampaknya terhadap harga komoditas, nilai tukar, inflasi, dan suku bunga global, terutama akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan wilayah lainnya.
Sebagai pembuka acara, Sri Mulyani memberikan pidato kunci pada High-Level Event yang berjudul “Navigating the Mid-transition Period of the Low-Carbon Shift: The Critical Role of Finance Ministries” di Brookings Institution, Washington, D.C. Dia menyoroti kompleksitas politik dan sosial dalam transisi energi.