Market Hari Ini 13 Oct 2025 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Uslimin Usle

Stabil di Atas Kertas: Laba Eastparc Hotel Terkikis

Pelemahan ini dipicu moderasi tingkat okupansi dan tekanan biaya operasional yang meningkat seiring volatilitas ekonomi dan lonjakan harga energi

PT Eastparc Hotel Tbk (EAST) mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp20,98 miliar sepanjang Januari–September 2025.

Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com
Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - PT Eastparc Hotel Tbk (EAST) mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp20,98 miliar sepanjang Januari–September 2025. Angka ini menyusut 10,03 persen dibanding periode sama tahun lalu yang mencapai Rp23,32 miliar.

Dalam laporan keuangan per 30 September 2025 yang dipublikasikan melalui laman resmi Bursa Efek Indonesia (IDX), pendapatan EAST tercatat Rp66,95 miliar, turun 7,74 persen dari Rp72,58 miliar pada 2024. Pelemahan ini dipicu moderasi tingkat okupansi dan tekanan biaya operasional yang meningkat seiring volatilitas ekonomi dan lonjakan harga energi.

Meski demikian, manajemen mampu menjaga efisiensi. Beban pokok pendapatan ditekan menjadi Rp16,34 miliar, lebih rendah dari Rp18,86 miliar pada tahun sebelumnya. Hasilnya, laba kotor bertahan di Rp50,61 miliar, hanya sedikit turun dari Rp53,72 miliar secara tahunan.

Setelah memperhitungkan beban usaha Rp23,77 miliar dan beban penyusutan Rp2 miliar, laba usaha tercatat Rp24,82 miliar, turun tipis dari Rp27,74 miliar pada periode sembilan bulan pertama tahun lalu. Dari sisi non-operasional, kinerja masih positif. EAST mengantongi pendapatan lain-lain bersih Rp874 juta, terutama dari keuntungan aset keuangan dan bunga deposito.

Usai dikurangi beban pajak Rp4,72 miliar, laba bersih perseroan menetap di Rp20,98 miliar. Sementara laba per saham dasar terkoreksi menjadi Rp5,09, dari Rp5,65 pada periode sebelumnya.

Dari sisi neraca, total aset EAST meningkat menjadi Rp494,46 miliar per akhir September 2025, naik dari Rp487,15 miliar di akhir 2024. Lonjakan ini ditopang oleh peningkatan kas dan setara kas menjadi Rp8,64 miliar serta penambahan deposito jangka pendek senilai Rp5,44 miliar.

Sebaliknya, total liabilitas turun signifikan ke Rp21,61 miliar dari Rp26,20 miliar, mencerminkan penurunan utang bank dan kewajiban jangka pendek lainnya. Imbasnya, ekuitas perusahaan naik menjadi Rp472,86 miliar, dibandingkan Rp460,95 miliar pada Desember 2024.

Di tengah fluktuasi sektor pariwisata dan perhotelan, EAST tetap berdiri kukuh. Struktur keuangannya solid, liabilitas menurun, dan arus kas terjaga stabil—menjadi bukti ketahanan perusahaan menghadapi tekanan ekonomi yang masih bergulir.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait