Market Hari Ini 12 Aug 2025 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

Strategi Buy on Weakness untuk WIRG, Seperti ini Analisisnya

WIRG konsolidasi di atas MA utama, peluang bullish menguat jika breakout Rp125, dengan target harga ke Rp130–Rp138 didukung fundamental dan teknikal solid.

Saham WIRG berpotensi bullish ke Rp130–Rp138 jika breakout Rp125, didukung konsolidasi teknikal dan fundamental yang sehat.

Logo PT WIR Asia Tbk. Foto: Dok WIRG.
Logo PT WIR Asia Tbk. Foto: Dok WIRG.

Daftar Isi

  1. 01 Posisi Keuangan Sehat, Valuasi Premium
  2. 02 Sinyal Teknikal Mengarah ke Beli

KABARBURSA.COM - Saham PT WIR Asia Tbk. (WIRG) kembali menjadi sorotan setelah mencatatkan pergerakan positif dalam perdagangan harian. Pada penutupan perdagangan Senin, 11 Agustus 2025, harga bertahan di Rp121, kokoh di atas MA50, MA100, dan MA200. Ini Adalah indikasi bahwa tren jangka pendek hingga menengah masih bergerak di jalur penguatan.

Sejak menembus level resistance penting di Rp115 yang kini berubah fungsi menjadi support, pergerakan harga WIRG membentuk pola konsolidasi sempit di kisaran Rp118–Rp122. Volume yang cenderung stabil di fase ini memberi sinyal potensi akumulasi, situasi yang kerap menjadi awal dari pergerakan harga yang lebih besar.

Dari sisi teknikal, peluang kenaikan akan semakin terbuka jika harga mampu menutup perdagangan di atas Rp125. Breakout di level tersebut berpotensi membawa harga menguji Rp130, bahkan Rp138 jika momentum beli terus berlanjut. 

Pengamat pasar modal Rita Efendy menyarankan bagi investor yang menunggu di harga lebih rendah, area Rp115–Rp118 menjadi titik masuk yang menarik untuk strategi buy on weakness. Meski tren mengarah ke atas, disiplin pada manajemen risiko tetap diperlukan, dengan support di Rp112 dan batas stop loss di Rp108 jika tren berbalik.

Posisi Keuangan Sehat, Valuasi Premium

Secara fundamental, WIRG berada dalam posisi keuangan yang sehat. Meski valuasinya relatif premium dengan PE Ratio TTM 19,09—di atas median IHSG 8,51—angka ini masih dapat dimaklumi mengingat prospek pertumbuhan yang dimiliki. 

PBV tercatat di 1,89, sementara Price/Sales hanya 0,58, menunjukkan valuasi terhadap pendapatan yang terbilang murah. PEG Ratio 3 tahun di 0,47 bahkan mengindikasikan harga saham masih atraktif jika disesuaikan dengan proyeksi pertumbuhan laba.

Dari sisi kinerja, perseroan membukukan pendapatan TTM Rp2,61 triliun dengan laba bersih Rp79 miliar (margin bersih 4,13 persen). Pertumbuhan laba kuartal II yang melonjak 22,41 persen secara tahunan menjadi catatan positif. 

Rasio ROE sebesar 9,91 persen dan ROA 5,43 persen mencerminkan efisiensi yang cukup baik di fase ekspansi. Neraca WIRG pun bersih tanpa utang, dengan posisi kas bersih Rp94 miliar yang memberi keleluasaan manuver bisnis. 

Likuiditas terjaga dengan current ratio 1,78, dan skor Altman Z sebesar 4,05 menandakan risiko kebangkrutan yang rendah.

Sinyal Teknikal Mengarah ke Beli

Sinyal teknikal juga memperkuat optimisme. Seluruh moving average dari MA5 hingga MA200 berada di posisi beli, RSI di 62,3 memberi ruang kenaikan tanpa masuk wilayah jenuh beli, dan indikator lain seperti Stochastic, MACD, serta CCI menunjukkan momentum positif. 

Dengan pivot point di Rp119 dan resistance di Rp121 serta Rp124, peluang menuju Rp126–Rp130 terbuka lebar, bahkan bisa mencapai Rp138 jika tren berlanjut.

Keseluruhan gambaran ini sejalan dengan pola sebelumnya, yaitu breakout dari Rp115 diikuti konsolidasi di kisaran Rp118–Rp122, yang kerap menjadi tanda akumulasi. 

Kombinasi neraca yang kuat, pertumbuhan laba yang solid, valuasi yang masih masuk akal, serta dukungan teknikal yang positif menjadikan prospek bullish WIRG kian meyakinkan. 

Selama harga mampu menembus Rp125 dengan volume memadai, target ke Rp130 hingga Rp138 bukanlah sekadar kemungkinan, melainkan peluang yang realistis.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait