Market Hari Ini 18 Mar 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Strategi PLN Genjot Penjualan Listrik 296,53 TWh

Strategi PLN Genjot Penjualan Listrik 296,53 TWh
Strategi PLN Genjot Penjualan Listrik 296,53 TWh

KABARBURSA.COM - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) membidik pertumbuhan penjualan listrik hingga 3,96persen di tahun 2024.

Menurut EVP Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, pertumbuhan penjualan listrik tahun ini menjadi fokus utama, terutama pada segmen industri dan bisnis.

"Tahun ini, PLN menargetkan penjualan listrik mencapai 296,53 Terra Watt hour (TWh) atau tumbuh 3,96persen dari tahun sebelumnya," ujar Gregorius dikutip Senin 18 Maret 2024.

Gregorius menjelaskan bahwa target pertumbuhan penjualan dari sektor bisnis sebesar 57,86 TWh atau meningkat 8,54persen, sektor industri sebesar 89,52 TWh atau meningkat 2,16persen, dan sektor rumah tangga mencapai 124,94 TWh atau tumbuh 2,97persen.

"Hingga Februari 2024, realisasi penjualan listrik telah mencapai 47,89 terawatt hour (TWh) atau mengalami pertumbuhan sebesar 8,56persen dari periode yang sama tahun lalu. Dari jumlah tersebut, penjualan listrik sektor industri mencapai 14,69 TWh atau tumbuh 2,97persen, sektor bisnis mencapai 8,94 TWh atau tumbuh 10,75persen, dan sektor rumah tangga sebesar 20,35 TWh atau tumbuh 11,08persen," katanya

Sementara itu, pada tahun 2023, penjualan listrik mengalami kenaikan sebesar 5,32persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2022, penjualan listrik PLN mencapai 270,82 TWh dan meningkat menjadi 285,23 TWh pada 2023.

Gregorius menegaskan bahwa pertumbuhan industri akan didorong oleh pembangunan smelter dan pusat data.

"PLN telah menyiapkan strategi untuk mendukung program hilirisasi dengan memastikan ketersediaan listrik tidak hanya melalui jaringan eksisting, tetapi juga dengan pembangunan infrastruktur baru. Selain itu, PLN juga mempercepat proses penyambungan listrik untuk pusat data, hotel, dan kawasan bisnis," pungkasnya.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait