Market Hari Ini 12 Apr 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Susul McKinsey, Ernst & Young Buka Opsi PHK 100 Karyawan

Susul McKinsey, Ernst & Young Buka Opsi PHK 100 Karyawan
Susul McKinsey, Ernst & Young Buka Opsi PHK 100 Karyawan

KABARBURSA.COM - EY sedang mempertimbangkan rencana untuk memangkas atau melakukan PHK terhadap 100 posisi di operasional bisnisnya di Oseania, merupakan tanda tekanan terbaru dalam industri akuntansi, audit, dan konsultasi, seperti yang dilaporkan oleh The Australian.

EY Oceania sedang mempersiapkan untuk mengumumkan putaran pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dapat mencapai 100 pekerjaan dan diperkirakan akan diumumkan paling cepat minggu depan, menurut laporan dari surat kabar tersebut.

“Jika EY Oceania melakukan perubahan tenaga kerja, prioritas pertama dan utama kami adalah berkomunikasi dengan orang-orang yang terkena dampak dalam bisnis kami, sebelum memberikan informasi terbaru kepada para pemangku kepentingan secara lebih luas,” kata perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan yang dikirim melalui email.

“Kami belum mengkomunikasikan perubahan tenaga kerja dengan karyawan kami dan akan memberi kabar terbaru kepada media jika hal ini terjadi.”

Pelaku industri audit dan akuntansi lain, PricewaterhouseCoopers LLP, Deloitte LLP dan KPMG LLP, bersama dengan EY terguncang oleh booming pasca-Covid.

Mereka menerima dampak atas pelemahan dalam penjualan dan berkurangnya aktivitas dalam merger dan akuisisi. Ketika klien mereka memangkas anggaran dan menunda investasi.

Para perusahaan jasa profesional terus menyesuaikan diri dengan memangkas biaya dan memposisikan ulang staf.

Di Australia, ada pengawasan tambahan pada sektor ini setelah skandal kebocoran pajak PwC tahun lalu yang menantang praktik dan reputasi secara lebih luas.

PwC Australia bulan lalu memulai putaran PHK yang akan mengurangi jumlah karyawan sebanyak lebih dari 300 orang.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait