Market Hari Ini 31 Jan 2025 Penulis: Harun Rasyid Editor: Tim Editorial

Suzuki e Vitara Meluncur di India, Bakal Dirilis di Indonesia?

None
None

KABARBURSA.COM - Maruti sebagai anak usaha Suzuki Motor Corporation di India bakal meluncurkan e Vitara sebagai mobil listrik pertama Suzuki di dunia.

Melansir Gaadiwaadi pada 31 Januari 2025, Suzuki e Vitara akan resmi mengaspal di India pada Maret mendatang. Namun, konsumen bisa melakukan pemesanan resmi pada beberapa pekan mendatang

Dalam ajang Bharat Mobility Global Expo 2025 yang digelar dua pekan lalu, Suzuki e Vitara resmi diperkenalkan sebagai SUV listrik kelas menengah dengan basis platform e-Heartect.

Rencananya, Suzuki e Vitara bakal memiliki tiga varian yaitu Delta, Zeta dan Alpha. Selain itu unitnya akan ditawarkan dengan sepuluh pilihan warna, enam single-tone dan empat two tone.

Lebih lanjut, Maruti menawarkan Suzuki E Vitara yang tersedia dalam dua pilihan kapasitas baterai, yakni 48,8 kWh dan 61,1 kWh. Selain itu, ada varian dengan penggerak roda All Wheel Drive (AWD).

Varian Delta dilengkapi dengan baterai 48,8 kWh, sedangkan varian Zeta dan Alpha dapat dibeli dengan opsi baterai 48,8 kWh atau 61,1 kWh berkapasitas lebih besar.  Semua varian e Vitara akan mendukung pengisian baterai cepat atau fast charging jenis DC 70 kW.

[caption id="attachment_116886" align="aligncenter" width="680"]


Suzuki e Vitara. (Foto: Gaadiwadi)[/caption]

Maruti mengklaim, jarak tempuh mobil listrik Suzuki tersebut bisa mencapai 500 kilometer dalam sekali isi daya. Baterai Suzuki e Vitara berjenis Lithium Ferro-Phosphate (LFP) tersebut, kabarnya diimpor langsung oleh BYD dari China.

Pada e Vitara dengan baterai 48,8 kWh, dilengkapi satu e-motor yang mampu menghasilkan tenaga 142 HP dan torsi sebesar 192,5 Nm. Sedangkan pada varian baterai yang lebih besar, performa Suzuki e Vitara mampu mengeluarkan tenaga maksimal 172 HP dan torsi puncak sebesar 192,5 Nm.

Di India, mobil listrik berkapasitas lima orang penumpang ini akan berhadapan dengan Hyundai Creta Electric, Tata Curvv EV, Mahindra XUV 400, dan MG ZS EV.

Interior dan Eksterior

Pada ruang kabin, Suzuki e Vitara menggunakan perpaduan warna fdual-tone bernuansa hitam dan cokelat. Interiornya disertai ventilasi AC vertikal, arm rest atau sandaran tangan yang dibuat dengan kain Melange, layar panel instrumen digital berukuran 10,25 inci, serta head unit layar sentuh 10,1 inci sebagai fitur infotainment.

Menurut laporan Gaadiwaadi, Suzuki e Vitara bakal memiliki sistem audio ciamik Infinity by Harman, teknologi konektivitas dalam mobil, teknologi keselamatan ADAS (Advanced Driver Assistance System) Level 2, AC otomatis dengan filter udara PM 2.5 untuk kebersihan udara di labin, tujuh airbags, mode berkendara, hingga atap dengan panoramic roof.

[caption id="attachment_116884" align="aligncenter" width="680"]


Interior Suzuki e Vitara. (Foto: Gaadiwadi)[/caption]

Tak hanya itu, e Vitara dilengkapi pengisi daya ponsel cerdas nirkabel atau wireless charger, kamera pemantaj 360 derajat, sampai 10 sisi pengaturan kursi pengemudi 10.

Suzuki e Vitara kabarnya memiliki jarak sumbu roda yang panjang sebesar 2.700 mm dan radius putar 5,2 meter. Maruti rencananya akan memasarkan e Vitara dengan ekspor ke 100 negara tujuan, bisa jadi termasuk Indonesia.

Adapun harga Suzuki e Vitara sementara ini belum resmi diumumkan. Namun diperkirakan banderolnya akan menyentuh 2-2,5 juta Rupee, kalau dirupiahkan bisa mencapai Rp370 jutaan sampai Rp460 jutaan.

Hingga berita ini ditulis, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) belum merespon kehadiran Suzuki e Vitara di India. Namun melihat lini mobil Suzuki yang belum memiliki mobil listrik berbasis baterai, e Vitara berpotensi besar bakal hadir di Tanah Air.

Apalagi pada ajang Gaikindo Indonesia International Show (GIIAS) 2024, Suzuki eVX Concept yang menjadi model konsep dari e Vitara pernah dipamerkan pabrikan berlogo huruf S tersebut.

Penjualan Suzuki di Indonesia

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) penjualan mobil Suzuki di Indonesia secara wholesales (dari pabrikan ke dealer) pada 2024 sebesar 66.809 unit atau turun sebesar 17,6 persen dibanding tahun 2023 yang mencapai 81.057 unit.

Sementara untuk penjualan secara retail (dari dealer ke konsumen) pada tahun 2024 sebesar 69.392 unit atau turun sebesar 16,8 persen dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 82.244 unit. Sementara ekspor Suzuki pada tahun 2024 sebesar 19.141 unit, sedangkan untuk ekspor CBU Suzuki sebesar 6.612 unit.

Penurunan penjualan tidak hanya dialami oleh Suzuki, penjualan mobil nasional juga turun secara signifikan. Penjualan mobil nasional secara wholesales pada tahun 2024 sebesar 865.723 unit atau turun sebesar 13,9 persen dibanding tahun 2023. Sedangkan secara retail, penjualan mobil secara nasional sebesar 889.960 unit atau turun sebesar 10,9 persen. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HA
Jurnalis

Harun Rasyid

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait