Market Hari Ini 21 Oct 2024 Penulis: Yunila Wati Editor: Tim Editorial

Tak Tersulut Posisi Tetap Erick Thohir, Saham MARI Hari ini Anjlok

Tak Tersulut Posisi Tetap Erick Thohir, Saham MARI Hari ini Anjlok
Tak Tersulut Posisi Tetap Erick Thohir, Saham MARI Hari ini Anjlok

Daftar Isi

  1. 01 Sekilas Tentang MARI

KABARBURSA.COM - Meski sempat menjadi saham paling cuan di akhir pekan kemarin, PT Mahaka Radio Tbk (MARI) yang dimiliki oleh Erick Thohir, pada perdagangan hari ini, Senin, 21 Oktober 2024, anjlok. Sepertinya, pergerakan saham MARI tidak tersulut posisi tetap Erick Thohir sebagai Menteri BUMN di Kabinet Merah Putih.

Selama sepekan kemarin, 14-18 Oktober 2024, MARI masuk dalam salah satu daftar emiten paling cuan. Bahkan berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), emiten yang memiliki afiliasi dengan Menteri BUMN ini mencetak pertumbuhan sebesar 32 persen dan bertengger di level Rp66 per lembar saham.

Lonjakan paling signifikan terjadi pada 15 Oktober 2024, sehari setelah Erick menyambangi kediaman Presiden Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan. Saat itu, saham MARI ditutup menguat sebesar 29,41 persen, menuju Rp66 per lembarnya. Tidak hanya itu, volume saham yang diperdagangkan mencapai 635,21 juta dengan nilai turnover mencapai Rp39,02 miliar.

Sayangnya, di awal pekan ini pergerakan saham MARi justru anjlok 7,58 persen, tersungkur di level Rp61. Hal ini menunjukkan adanya tekanan jual yang kuat, yang disebabkan oleh berbagai faktor, seperti berita negatif, kinerja perusahaan yang kurang baik, atau kondisi pasar yang tidak kondusif secara umum.

Walau begitu, volume transaksinya malah tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata volume harian 54,2 juta saham, yaitu 352,83 juta saham. Ini menandakan bahwa investor masih sangat tertarik untuk melakukan aksi jual atau beli. Namun jika dilihat dari penurunan harga saham hari ini, bisa jadi transaksi terbanyak adalah penjualan, di mana investor keluar dari posisi mereka.

Penurunan ini juga bisa mencerminkan ketidakpastian atau berita buruk terkait perusahaan atau sektor media dan radio secara umum. Investor bisa jadi khawatir terhadap prospek pertumbuhan bisnis atau lingkungan makro yang tidak mendukung.

Dari sisi kinerja, emiten yang memiliki platform noice ini masih mencatatkan rugi bersih sebesar Rp9,39 miliar hingga semester I-2024. Kerugian ini susut dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp21,32 miliar.

Sekilas Tentang MARI

PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) adalah perusahaan yang bergerak di industri media, khususnya radio, dan merupakan bagian dari kelompok Mahaka Media. Berdiri pada 2006, PT Mahaka Radio Integra Tbk merupakan bagian dari ekspansi Mahaka Group di industri media.

Mahaka Group sendiri didirikan oleh Erick Thohir, yang juga memiliki berbagai bisnis di media, olahraga, dan hiburan. MARI diciptakan dengan fokus utama untuk mengelola stasiun radio yang menyasar segmen pasar tertentu, baik di kalangan anak muda maupun dewasa.

Sejak didirikan, MARI mengembangkan portofolio bisnis radionya dengan mengakuisisi beberapa stasiun radio populer di Indonesia, yaitu:

  • Jakarta: Gen FM (98.7 FM) dan Jak FM (101.0 FM).
  • Surabaya: Gen FM (103.1 FM).

Stasiun-stasiun radio tersebut berfokus pada segmen anak muda dan dewasa muda dengan musik kontemporer dan program-program interaktif yang diminati oleh pendengar.

Pada 2016, PT Mahaka Radio Integra resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham MARI. Langkah ini diambil untuk memperkuat modal perusahaan dalam memperluas operasinya di industri radio dan digital. Penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) perusahaan ini disambut positif oleh pasar, dan MARI mendapatkan akses ke pendanaan publik untuk mendukung strategi pertumbuhan jangka panjangnya.

Seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku pendengar, MARI juga mulai melakukan transformasi digital. Perusahaan ini berinovasi dalam menghadirkan konten radio yang bisa diakses secara daring (online) melalui platform digital dan aplikasi streaming. Inisiatif ini bertujuan untuk menjangkau lebih banyak audiens, khususnya generasi muda yang semakin beralih ke konsumsi media berbasis internet.

Untuk memperkuat portofolionya, MARI berfokus pada konten-konten yang diminati pasar. Selain musik, perusahaan juga mulai mengembangkan berbagai program seperti talk shows, podcast, dan acara interaktif dengan selebriti serta tokoh publi.k MARI juga menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan dan sponsor untuk mendukung acara-acara komersial dan promosi produk melalui jaringan radionya.

Erick Thohir sendiri memaikan peran penting dalam pertumbuhan MARI. Ia membawa visi untuk menciptakan platform media yang kuat dengan fokus pada radio, yang kemudian diperluas ke segmen digital dan online. Di bawah kepemimpinannya, MARI berkembang menjadi salah satu perusahaan radio terbesar di Indonesia.

Dengan fokus pada integrasi digital dan inovasi konten, MARI terus mengembangkan bisnis radionya di era digital saat ini. Perusahaan ini berupaya memperluas jangkauan pendengar serta mengembangkan model bisnis berbasis iklan dan kemitraan komersial.

Secara keseluruhan, PT Mahaka Radio Integra Tbk telah menjadi salah satu pemain utama di industri radio Indonesia dengan portofolio yang kuat dan fokus pada pengembangan konten inovatif yang relevan dengan pendengar masa kini.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait