Market Hari Ini 17 Feb 2024 Penulis: Syahrianto Editor: Tim Editorial

Tantangan Finansial di Tahun Naga Kayu, Ini Tips Hadapinya!

Tantangan Finansial di Tahun Naga Kayu, Ini Tips Hadapinya!
Tantangan Finansial di Tahun Naga Kayu, Ini Tips Hadapinya!

KABARBURSA.COM - Tahun 2024 merupakan Tahun Naga Kayu. Masyarakat etnis Tionghoa di Indonesia percaya bahwa Naga Kayu sebagai simbol keberuntungan kemakmuran, kekuatan, kesuksesan, dan kehormatan.

Banyak keluarga muda optimis dapat meraih impian finansial pada Tahun Naga Kayu yang telah dirayakan pada Imlek 2575 yang jatuh pada Sabtu, 10 Februari 2024 lalu.

Marketing, Alternate and Direct Business Group Head, Astra Life, Windy Riswanto mengatakan, agar impian finansial keluarga muda dapat diraih pada Tahun Naga Kayu, perlu untuk memetakan tantangan-tantangannya sekaligus mencari cara untuk mengatasinya.

"Jadi perlu cermat dalam meraih impian finansial. Sebaiknya keluarga muda memiliki mitigasi risiko finansial," kata Windy melalui pernyataan resminya.

Menurut Windy, keluarga muda berpotensi dihadapkan antara lain dengan tantangan kesehatan. Ini meliputi jenis penyakit, biaya perawatan, hingga pola hidup sehat.

Pada 2024, menurut survei Mercer Marsh Benefit (MMB) bertajuk Health Trends 2024, terdapat peningkatan biaya kesehatan menjadi 13 persen dan mengalami inflasi sekitar tiga persen.

MMB mengatakan melalui laporan tersebut bahwa kanker tetap menjadi penyakit dengan risiko kesehatan utama. Ini dapat dilihat dari besaran klaim dalam dolar pada 2022.

Berkaca pada survei tersebut, Windy menyimpulkan bahwa keluarga muda yang ingin meraih impian finansial sebaiknya menerapkan pola hidup dan keuangan yang benar-benar sehat.

"Ada tiga tips untuk atasi tantangan tersebut. Pertama lindungi keluarga dengan asuransi kesehatan dari sekarang," ujarnya.

Bagi keluarga muda yang masih memiliki banyak kebutuhan, kata Windy, dapat mendaftar menjadi peserta dalam program jaminan kesehatan dari pemerintah. Namun bagi keluarga yang lebih mapan, dapat menambah asuransi kesehatan swasta.

"Alokasikan untuk kebutuhan asuransi jiwa dan kesehatan sekitar 10 persen dari pendapatan," terangnya.

Yang kedua, Windy menyarankan keluarga muda yang ingin membeli produk asuransi swasta untuk memilih produk denan manfaat yang sesuai.

"Saat ini banyak produk asuransi kesehatan yang menawarkan berbagai macam manfaat. Penting bagi keluarga muda untuk mendiskusikan kebutuhan akan proteksi kesehatan bersama-sama,

misalnya apakah dari kedua belah pihak memiliki histori penyakit kritis, fasilitas kesehatan seperti apa yang diinginkan, hingga alokasi budget yang disepakati," katanya, menyarankan.

Selanjutnya, Windy menyebut yang ketiga adalah penting bagi keluarga muda yang tengah sibuk dalam kesehariannya untuk memiliki asuransi dengan layanan yang memudahkan nasabahnya.

"Atau istilahnya memiliki asuransi tanpa ribet," tegas dia. (ari/carl)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait