Market Hari Ini 25 Mar 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Tantangan PSN Sektor Energi di Indonesia

Tantangan PSN Sektor Energi di Indonesia
Tantangan PSN Sektor Energi di Indonesia

KABARBURSA.COM - Indonesia menghadapi tantangan dalam penyelesaian sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) di sektor energi yang direncanakan untuk periode 2020—2024. Meskipun demikian, komitmen untuk menyelesaikan aspek perizinan diharapkan dapat tercapai dalam waktu yang telah ditetapkan.

Sebagian dari 16 PSN di sektor energi, sebagian masih terhambat dalam progresnya hingga saat ini. Misalnya, proyek Grass Root Refinery (GRR) Kilang Tuban, yang merupakan hasil kolaborasi antara PT Pertamina (Persero) dan Rosneft Singapore Pte Ltd, terkendala karena Rosneft mengalami hambatan akibat sanksi dari negara-negara Barat terkait dengan invasi Ukraina.

Pemerintah berupaya mempertahankan investasi Rosneft di Kilang Tuban, namun menghadapi kesulitan karena ancaman sanksi dari negara-negara Barat. Upaya diprioritaskan pada pemenuhan persyaratan yang lebih mudah terlebih dahulu, meskipun belum ada kepastian mengenai pengumuman keputusan investasi akhir.

Proyek gasifikasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) di Bukit Asam Coal Based Industrial Estate (BACBIE) juga terhambat setelah Air Product & Chemical Inc (APCI) dari AS mundur untuk memusatkan perhatian pada proyek hidrogen biru di AS, menarik diri dari investasi sekitar US$2,1 miliar. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) tengah menjajaki kemungkinan mitra baru dengan East China Engineering Science and Technology Co Ltd (ECEC) untuk melanjutkan proyek tersebut.

Di sisi lain, proyek Indonesia Deepwater Development (IDD) juga mengalami ketidakpastian setelah Chevron, pemegang 63persen hak partisipasi (PI), keluar dari proyek tersebut. Eni, perusahaan minyak asal Italia, menawarkan untuk mengambil alih PI yang dilepas oleh Chevron. Meskipun demikian, hingga kini, belum ada revisi rencana pengembangan dari Eni kepada Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Meskipun beberapa proyek masih terkendala, beberapa PSN sektor energi lainnya mulai menunjukkan progres setelah mengalami stagnasi. Inisiatif seperti proyek Blok Masela, pipa gas Cisem, serta berbagai proyek RDMP dan Tangguh Train 3 telah memulai prosesnya, meskipun belum beroperasi secara penuh.

Daftar PSN Sektor Energi:

  1. Kilang Minyak Tuban (Ekspansi): Provinsi Jawa Timur
  2. Upgrading Kilang-Kilang Eksisting/Refinery Development Master Plan (RDMP): Provinsi Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Riau, dan Sumatra Selatan
  3. Upgrading Kilang-Kilang Eksisting/RDMP dan Industri Petrokimia Balongan: Provinsi Jawa Barat
  4. Konstruksi Tangki Penyimpanan BBM: Indonesia Bagian Timur
  5. Konstruksi Tangki Penyimpanan LPG: Indonesia Bagian Timur
  6. Pengembangan Lapangan Abadi Wilayah Kerja Masela: Provinsi Maluku
  7. Pengembangan Lapangan Gendalo, Maha, Gandang, Gehem, dan Bangka (Indonesia Deepwater Development Project/IDD): Provinsi Kalimantan Timur
  8. Proyek Tangguh LNG Train 3: Provinsi Papua Barat
  9. Pengembangan Lapangan Unitisasi Gas Jambaran—Tiung Biru: Provinsi Jawa Timur
  10. Pembangunan Jaringan Gas Kota: Nasional
  11. Pembangunan Transmisi Pipa Gas (Ruas Cirebon—Semarang, Ruas KEK Sei Mangkei—Dumai): Provinsi Jawa Barat—Jawa Tengah dan Sumatra Selatan—Riau
  12. Gasifikasi Batubara di Tanjung Enim: Provinsi Sumatra Selatan
  13. Pembangunan Fasilitas Coal to Methanol di Kutai Timur: Provinsi Kalimantan Timur Timur
  14. Pembangunan Bahan Bakar Hijau (Green Diesel Bio Refinery Revamping RU IV Cilacap, RU III Plaju Green Refinery, Hidrogenasi CPO PT. Pusri Palembang, Katalis Merah Putih Pupuk Kujang Cikampek): Provinsi Jawa Tengah, Sumatra Selatan, dan Provinsi Jawa Barat
  15. Pengembangan Lapangan Ubadari, CCUS, dan Compression (UCC Project) di Teluk Bintuni: Provinsi Papua Barat
  16. Pengembangan Biofuel dari Metanol dan Etanol di Kabupaten Bojonegoro: Provinsi Jawa Timur.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait