Market Hari Ini 01 Mar 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Target Naik, RI Bidik Investasi Rp1.750 Triliun di 2025

Target Naik, RI Bidik Investasi Rp1.750 Triliun di 2025
Target Naik, RI Bidik Investasi Rp1.750 Triliun di 2025

KABARBURSA.COM-Pemerintah menetapkan target realisasi investasi mencapai Rp 1.750 triliun pada tahun 2025. Angka ini mengalami kenaikan dari target tahun ini yang sebesar Rp 1.650 triliun.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menyampaikan bahwa target investasi ditingkatkan mengingat tren investasi tahunan selalu melampaui target yang telah ditetapkan. Rencana ini tertuang dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) yang telah diserahkan kepada Presiden Joko Widodo.

"Dalam beberapa tahun terakhir, investasi kita selalu melampaui target yang telah ditetapkan. Dalam RKP dan KEM PPKF, kita telah menyetujui target sebesar Rp 1.750 triliun, sehingga investasi akan didorong dengan kuat," ujar Susiwijono dalam acara Economic Outlook 2024, Kamis 29 Februari 2024.

Jika ditelusuri, realisasi investasi pada tahun 2021 mencapai Rp 901 triliun, kemudian meningkat pada 2022 menjadi Rp 1.207 triliun, dan pada 2023 mencapai Rp 1.418,9 triliun. Tahun ini, targetnya adalah Rp 1.650 triliun.

Meskipun demikian, pertumbuhan target investasi pada tahun 2025 tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya, hanya naik sebesar Rp 100 triliun.

Susiwijono menjelaskan bahwa target Rp 1.750 triliun tersebut telah mempertimbangkan kondisi global, yang diperkirakan masih belum pulih hingga tahun depan. "Perhitungan kami mempertimbangkan kondisi global yang masih mengalami perlambatan. Namun, kondisi domestik kita di 2024-2025 diperkirakan cukup baik, kita hanya memperhitungkan proyeksi global," ungkapnya.

Untuk tahun ini dan tahun depan, pemerintah akan menggalakkan investasi dari sektor industri manufaktur, terutama pada industrialisasi dan hilirisasi. Menurutnya, sektor-sektor ini memberikan kontribusi tertinggi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). "Dengan demikian, kita secara pragmatis dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kita secara signifikan," jelasnya.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait