Market Hari Ini 20 Apr 2024 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Tekanan Ekonomi RI Bisa Bertambah Imbas Iran vs Israel

Tekanan Ekonomi RI Bisa Bertambah Imbas Iran vs Israel
Tekanan Ekonomi RI Bisa Bertambah Imbas Iran vs Israel

KABARBURSA.COM -  Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai perseteruan antara Iran dan Israel dinilai akan menambah tekanan terhadap ekonomi Indonesia.

Ketua Umum Apindo, Shinta W. Kamdani mengatakan tekanan tersebut akan terjadi, khususnya dalam hal penciptaan stabilitas makro.

"Dalam parameter stabilitas nilai tukar (dipastikan akan semakin tertekan lebih dalam atau lebih cepat), kecukupan devisa (termasuk pengendalian capital flight) dan inflasi (khususnya karena tekanan imported inflation bila tidak dilakukan intervensi harga pasar atau ditahan dengan pelebaran subsidi)," ujarnya kepada Kabar Bursa, Sabtu 20 Maret 2024.

Menurut Shinta, dampak konflik Iran-Israel akan terjadi secara berangsur. Kata dia, hal ini akan semakin terasa seiring waktu atau semakin lama Indonesia terekspose dengan kondisi-kondisi pasar global yang diciptakan oleh ekskalasi konflik tersebut.

"Dampak negatif juga akan semakin parah dirasakan oleh Indonesia bila pemerintah hanya melakukan langkah “business as usual”, " jelas dia.

Shinta menyampaikan intervensi-intervensi  kebijakan yang bisa meredakan potensi dampak-dampak negatif dari konflik ini, sudah harus dilakukan.

Karena, lanjut dia, dampak negatif yang bisa menekan ekonomi Indonesia atau potensi pertumbuhan ekonomi saat ini bisa diminimalisir.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Mohammad Faisal mengatakan pemerintah harus menyoroti sisi fiskal. Dia menilai, fiskal harus lebih akomodatif terhadap kondisi geopolitik seperti sekarang.

Dia menyebut kebijakan fiskal ini harus memperhatikan terutama terhadap masyarakat menengah ke bawah.

"Jadi kebijakan-kebijakan yang kaitannya dengan pengenaan pajak, bisa menekan daya beli,” ujarnya kepada Kabar Bursa, Jumat 19 April 2024.

Faisal bilang, pemerintah juga harus tetap mempertahankan kebijakan subsidi, terutama untuk masyarakat menengah ke bawah.

Karena kalau tidak, kata dia, dampak dari konflik Iran-Israel bisa meningkatkan harga minyak yang berimbas terhadap peningkatan harga bahan bakar minyak (BBM).

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait