Market Hari Ini 02 Feb 2024 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Tim Editorial

Telin dan KT Komitmen Konektivitas Digital di Asia-Pasifik

Telin dan KT Komitmen Konektivitas Digital di Asia-Pasifik
Telin dan KT Komitmen Konektivitas Digital di Asia-Pasifik

KABARBURSA.COM - Konsorsium ALPHA (Asia Link for Advanced Performance of High-Speed Access) baru-baru ini menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) yang bertujuan untuk merencanakan dan mengembangkan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Internasional.

SKKL ini akan menghubungkan sejumlah negara, termasuk Singapura, Jepang, Korea, Filipina, dan Vietnam, menandai komitmen konsorsium terhadap pengembangan Lanskap Bawah Laut Asia-Pasifik di masa depan.

MoU ini ditandatangani oleh Budi Satria Dharma Purba, Chief Executive Officer (CEO) Telin, dan Jehoon Myung, Senior Vice President KT Corporation. Telin merupakan perusahaan telekomunikasi Indonesia yang turut serta dalam konsorsium ALPHA bersama KT Corporation dan pihak Jepang.

"Inisiatif kabel bawah laut ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam memajukan konektivitas digital di Indonesia. Fokus kami adalah memberikan latensi ultra rendah, rute unik, dan akses langsung dari data center ke data center, yang kami yakini sebagai langkah signifikan menuju masa depan konektivitas digital di wilayah ini," ungkap CEO Telin Budi Satria Dharma Purba.

Dengan pertumbuhan trafik terbesar yang kini berpusat di wilayah Asia-Pasifik, proyek ini mencerminkan perkembangan pesat kapasitas data center di Malaysia, Indonesia, dan India.

Dalam rangka mengakomodasi perkembangan ini, tujuh SKKL baru yang disebut ICE (Indonesia Cable Express) akan menjadikan perairan Indonesia sebagai pusat bagi SKKL. Konsorsium ALPHA, melalui proyek ini, akan memberikan manfaat besar bagi pengembangan infrastruktur digital dan konektivitas global.

Kabel ALPHA sendiri memiliki setidaknya delapan pasang serat dengan kecepatan 18 Tbps (terabit per second) per pasang serat, memungkinkan transmisi data yang lancar dan berkapasitas tinggi di wilayah Asia Timur dan Asia Tenggara. Proyek ini diharapkan dapat mulai beroperasi pada kuartal pertama tahun 2027 setelah melalui proses kontrak pada tahun 2024.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait