Market Hari Ini 26 Sep 2025 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

Terbang Lebih dari Delapan Persen: Seperti ini Strategi Sentul City (BKSL)

BKSL rebound lebih dari 8 persen dengan volume tinggi, memberi sinyal teknikal kuat menuju breakout Rp147. Apakah target harga Rp166–Rp174 bisa tercapai?

Saham BKSL naik 8 persen dengan volume besar. Simak analisis teknikal, strategi Rita Efendy, dan potensi breakout menuju Rp166–Rp174.

Kawasan pusat bisnis dan permukiman PT Sentul City Tbk di Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto: Dok. Sentul City.
Kawasan pusat bisnis dan permukiman PT Sentul City Tbk di Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto: Dok. Sentul City.

KABARBURSA.COM – Saham PT Sentul City Tbk (BKSL) kembali mencuri perhatian setelah berhasil menorehkan lonjakan harga hingga lebih dari 8 persen pada sesi perdagangan dan ditutup di level Rp140. 

Pergerakan tajam ini terjadi setelah BKSL sempat tertahan di area bawah, lalu melakukan rebound signifikan dengan volume transaksi yang tinggi. 

Fenomena tersebut menjadi sinyal kuat bahwa minat beli mulai kembali, khususnya ketika harga bergerak mendekati level kunci Rp147, yang dipandang sebagai pivot penting untuk mengonfirmasi kelanjutan tren penguatan.

Analis Rita Efendy menilai, strategi yang paling masuk akal bagi investor saat ini terbagi ke dalam dua skenario. Pertama, memanfaatkan peluang buy on breakout, dengan syarat harga mampu menembus dan bertahan di atas Rp147 pada penutupan. 

Jika skenario ini terjadi, ruang kenaikan akan terbuka menuju target harga Rp166 hingga Rp174. Kedua, bagi mereka yang cenderung konservatif, opsi buy on weakness bisa dipertimbangkan, yakni mengoleksi di area Rp128–Rp132 sebagai zona akumulasi sehat. 

Dengan pendekatan ini, investor bisa memanfaatkan potensi kenaikan tanpa terjebak pada volatilitas jangka pendek.

Secara teknikal, rangkuman indikator harian menunjukkan sinyal “sangat beli” dari moving average, dengan 11 sinyal mendukung penguatan dan hanya 1 yang menunjukkan pelemahan. Indikator RSI berada di 51,9, yang berarti BKSL belum masuk wilayah jenuh beli, memberi ruang bagi pergerakan naik lebih lanjut. 

Namun demikian, beberapa indikator momentum seperti StochRSI yang sudah mencapai 100 mengindikasikan kondisi overbought, sehingga investor perlu mewaspadai potensi koreksi sehat.

MACD yang masih menunjukkan tren jual serta ADX di level 22,9 memberi tanda bahwa tren kenaikan ini masih dalam tahap awal konsolidasi. Artinya, reli BKSL berpotensi berlanjut apabila konfirmasi breakout benar-benar terjadi. 

Dalam situasi seperti ini, manajemen risiko menjadi penting: investor disarankan menjaga stop loss di kisaran Rp122–Rp119 untuk mengantisipasi false breakout atau pembalikan arah mendadak.

Dengan demikian, reli BKSL yang berlangsung hari ini bukan sekadar lonjakan sesaat, melainkan memberi peluang strategis bagi investor. Apabila harga mampu menembus dan bertahan di atas Rp147, target teknikal di Rp166 hingga Rp174 akan semakin realistis. 

Namun, tanpa disiplin manajemen risiko, reli yang menjanjikan ini bisa berubah menjadi jebakan koreksi. Investor kini ditantang untuk membaca momentum dengan cermat, menjaga posisi dengan disiplin, sekaligus memanfaatkan peluang yang terbuka lebar.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait