Market Hari Ini 18 Sep 2025 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Tingkatkan Daya Saing, PANI Berencana Gelar Rights Issue 1,2 Miliar Saham

PANI akan menerbitkan 1,2 miliar saham baru dengan nilai nominal sebesar Rp100 setiap saham.

PANI akan menerbitkan 1,2 miliar saham baru dengan nilai nominal sebesar Rp100 setiap saham.

Ilustrasi kawasan Pantai Indah Kapuk (Foto: Dok. PIK 2)
Ilustrasi kawasan Pantai Indah Kapuk (Foto: Dok. PIK 2)

KABARBURSA.COM - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) berencana melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue III.

PANI akan menerbitkan 1,2 miliar saham baru dengan nilai nominal sebesar Rp100 setiap saham. Saham baru ini akan diterbitkan dari saham portepel Perseroan dan akan dicatatkan di BEI sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Peraturan BEI No. I-A.

Manajemen PANI berharap rights issue ini bisa memberikan dampak positif bagi keberlanjutan dan pengembangan bisnis Perseroan.

"Aksi korporasi ini akan memperkuat struktur permodalan, meningkatkan aset, serta mendukung ekspansi dan pertumbuhan pendapatan di masa mendatang," tulis manajemen PANI dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Rabu, 17  September 2025.

Dengan rights issue ini, manajemen PANI optimis Perseroan akan memiliki fleksibilitas yang lebih baik dalam merealisasikan rencana bisnis strategis, mempercepat pengembangan proyek, dan pada akhirnya meningkatkan daya saing di industri properti nasional.

"Seluruh langkah ini diharapkan berkontribusi pada penciptaan nilai jangka panjang serta memberikan imbal hasil investasi yang optimal bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan," terang manajemen.

Manajemen berasumsi hasil PMHMETD III sebanyak- banyaknya sebesar Rp16,73 triliun yang mengakibatkan peningkatan modal ditempatkan dan disetor sebanyak-banyaknya Rp121 triliu   dan agio saham sebanyak-banyaknya Rp16,60 triliun setelah dikurangi biaya emisi saham.

Disampaikan,  penggunaan dana hasil PMHMETD III tersebut untuk pengambilalihan saham BKS yang dimiliki oleh PT Agung Sedayu dan PT Tunas Mekar Jaya dengan nilai transaksi sebanyak-banyaknya Rp16,12 triliun .

Selain itu, dana juga akan dilakukan untuk penyertaan atas saham baru pada PT Cahaya Inti Sentosa, PT Karunia Utama Selaras, dan PT Panorama Eka Tunggal sebanyak-banyaknya Rp600 miliar.

Adapun aksi rencana rights issue ini akan meminta persetujuan terlebih dulu kepada pemegang saham Perseroan dalam RUPSLB pada 9 Oktober 2025 mendatang.

Sehubungan dengan ini, pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli saham baru sesuai dengan HMETD yang dimiliki akan mengalami penurunan persentase kepemilikan saham (dilusi) sebanyak-banyaknya sebesar 6,693 persen.

Namun demikian, dana yang diperoleh dari aksi korporasi ini akan langsung dialokasikan untuk memperkuat fundamental Perseroan dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan.

"Sehingga pada akhirnya diyakini seluruh pemegang saham dapat memperoleh manfaat dari peningkatan kinerja, pertumbuhan aset, dan prospek bisnis yang lebih baik sebagai hasil dari penguatan struktur keuangan Perseroan," tulis manajemen.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait