Market Hari Ini 09 Jan 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

TINS Kucurkan Rp42,7 Miliar buat Eksplorasi Timah, ke Mana Saja?

PT Timah Tbk mengalokasikan Rp42,7 miliar untuk eksplorasi timah pada triwulan IV 2025.

TINS mengalokasikan Rp42,7 miliar untuk eksplorasi timah pada triwulan IV 2025 di Bangka dan Kundur, dengan total pengeboran lebih dari 33 ribu meter.

PT Timah Tbk (TINS) melaporkan aktivitas eksplorasi timah sepanjang triwulan IV 2025. (Foto: Dok. Timah)
PT Timah Tbk (TINS) melaporkan aktivitas eksplorasi timah sepanjang triwulan IV 2025. (Foto: Dok. Timah)

KABARBURSA.COM – PT Timah Tbk (TINS) melaporkan aktivitas eksplorasi timah sepanjang triwulan IV 2025 dengan total biaya sebesar Rp42,73 miliar. Kegiatan eksplorasi tersebut difokuskan pada wilayah perairan Bangka dan Kundur serta wilayah darat di Pulau Bangka dan Belitung.

“Laporan eksplorasi ini merupakan bagian dari kewajiban penyampaian laporan berkala perusahaan pertambangan sekaligus upaya perseroan dalam mengevaluasi potensi sumber daya timah, baik di laut maupun di darat,” ujar Rendi Kurniawan, Head of Division Corporate Secretary TINS, dalam keterbukaan informasi, Jumat, 9 Januari 2026. 

Dalam laporan tersebut, manajemen TINS menjelaskan bahwa biaya eksplorasi terdiri atas biaya operasional sebesar Rp22,63 miliar dan biaya investasi sebesar Rp20,11 miliar. Laporan ini mencakup aktivitas eksplorasi selama periode Oktober hingga Desember 2025.

Pada eksplorasi laut, Timah melakukan survei batimetri serta pengeboran eksplorasi dan pemanduan di perairan Bangka dan Kundur. Kegiatan tersebut menggunakan 6 unit kapal bor dan 4 unit ponton bor, dengan total panjang pengeboran mencapai 20.650,11 meter.

Sementara itu, aktivitas eksplorasi di darat meliputi pemetaan, survei geofisika ground magnetic, pengeboran eksplorasi timah aluvial, serta pengeboran pandu timah primer dan aluvial. Kegiatan eksplorasi darat dilakukan di wilayah Pulau Bangka dan Belitung dengan total panjang pengeboran mencapai 13.117,55 meter.

Rendi menambahkan bahwa hasil eksplorasi yang dilakukan pada periode tersebut masih akan melalui tahapan evaluasi lanjutan sebelum dapat dikonversi menjadi perhitungan sumber daya dan cadangan. 

“Seluruh kegiatan eksplorasi menjadi dasar evaluasi teknis lanjutan sebelum penetapan sumber daya dan cadangan timah,” ujarnya.

Untuk periode berikutnya, perseroan merencanakan evaluasi hasil eksplorasi serta melanjutkan kegiatan yang telah dilakukan pada triwulan sebelumnya. 

Pada triwulan I 2026, eksplorasi laut direncanakan menggunakan 4 kapal bor dan 4 ponton bor di perairan Bangka dan Kundur.

Adapun eksplorasi darat pada awal 2026 akan difokuskan pada pengeboran eksplorasi timah aluvial dan pengeboran pandu, survei geofisika ground magnetic, serta survei topografi di wilayah Bangka dan Belitung.

Hingga akhir triwulan IV 2025, perseroan belum mempublikasikan adanya tambahan cadangan atau sumber daya timah dari hasil eksplorasi tersebut. 

Hasil kegiatan eksplorasi masih menjadi dasar evaluasi lanjutan sebelum dikonversi ke dalam perhitungan cadangan. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait