Market Hari Ini 11 Mar 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Tips Membeli Emas Batangan Agar Tidak Ditipu Oknum Penjual

Tips Membeli Emas Batangan Agar Tidak Ditipu Oknum Penjual
Tips Membeli Emas Batangan Agar Tidak Ditipu Oknum Penjual

KABARBURSA.COM - Melakukan investasi adalah suatu keharusan, terutama bagi mereka yang memiliki tujuan keuangan tertentu.

Investasi bertujuan untuk memperoleh keuntungan di masa depan. Beberapa instrumen investasi yang populer saat ini antara lain saham, reksa dana, properti, dan emas.

Emas, sejak lama, dianggap sebagai instrumen investasi yang aman. Selain likuid, emas menjadi alternatif melindungi nilai yang cenderung meningkat nilainya dari waktu ke waktu.

M Adityo Kusumowardhono, Sales & Marketing Senior Manager PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), menyatakan bahwa membeli emas Antam memberikan keamanan yang terjamin.

ANTM memiliki security code pada produknya, sehingga pembeli emas batangan Antam dapat dengan yakin menjual kembali atau menggunakan layanan buyback.

"Untuk menghindari penipuan, kami menawarkan kepastian dan kenyamanan dengan adanya fitur keamanan di produk kami, seperti pada emas batangan 5 gram," kata Adityo di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu, 9 Maret 2024.

Dia menjelaskan bahwa emas Antam dilengkapi dengan fitur Microtext atau kode khusus berukuran sangat kecil yang sulit untuk dipalsukan.

Selain itu, terdapat juga Rainbow Effect yang memberikan warna khusus ketika emas batangan terkena pantulan cahaya, serta QR code dan 3D Effect pada permukaan emas.

QR Code memudahkan pelanggan untuk mendapatkan informasi lengkap tentang produk Logam Mulia Antam, serta berbagai informasi terkait dengan Antam UBPP Logam Mulia lainnya. Sementara pada Gift Series, terdapat fitur keamanan Invisble Ink dan QR Code. (*/adi)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait