Market Hari Ini 28 Sep 2025 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

TIRT Kepakan Sayap ke Angkatan Laut, Langsung Beli Kapal Senilai Rp162 Miliar

Manajemen TIRT meyakini langkah ini akan memberikan fondasi yang kuat untuk menjaga kelangsungan usaha sekaligus menciptakan nilai tambah bagi para pemegang saham.

Manajemen TIRT meyakini langkah ini akan memberikan fondasi yang kuat untuk menjaga kelangsungan usaha sekaligus menciptakan nilai tambah bagi para pemegang sah

Penampakan dua kapal yang sedang berlayar di laut lepas. (Dok. Humpuss Maritim)
Penampakan dua kapal yang sedang berlayar di laut lepas. (Dok. Humpuss Maritim)

KABARBURSA.COM – PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT), emiten yang sebelumnya dikenal di industri kayu lapis, resmi mengumumkan rencana transformasi strategis dengan mengalihkan fokus usaha ke sektor angkutan laut dalam negeri.

Perubahan ini menjadi titik balik penting perjalanan TIRT yang telah berdiri sejak 1981 menuju perusahaan angkutan laut dalam negeri.

Manajemen TIRT meyakini langkah ini akan memberikan fondasi yang kuat untuk menjaga kelangsungan usaha sekaligus menciptakan nilai tambah bagi para pemegang saham.

Direktur TIRT, Pohan Wijaya melihat prospek industri pelayaran nasional masih menjanjikan seiring meningkatnya kebutuhan angkutan laut baik komoditas sumber daya alam maupun lainnya termasuk batubara dan bauksit.

"Didukung pengalaman Grup lebih dari 15 tahun di bidang pelayaran, kami yakin TIRT mampu bersaing dan tumbuh secara berkelanjutan," ujar  dia dalam keterangannya dikutip, Minggu, 28 September 2025.

Rencana perubahan kegiatan usaha tersebut telah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 25 September 2025.

Untuk memastikan  kelayakan dan kewajaran transaksi, TIRT telah menunjuk KJPP Iskandar dan Rekan yang dalam kajiannya menyatakan rencana ini layak secara pasar, teknis, manajemen, maupun finansial.

Persetujuan ini menandai langkah strategis bagi Perseroan dalam memulai kembali aktivitas operasionalnya, setelah sebelumnya sempat menghentikan kegiatan usaha di sektor lamanya.

Dengan telah diperolehnya persetujuan RUPSLB, Perseroan akan segera mengoperasikan armada kapal untuk menyediakan jasa angkutan laut atas barang komoditas sumber daya alam, terutama batubara dan bauksit.

Sebagai bagian dari transformasi, TIRT akan melakukan pembelian 20 unit kapal tugboat dan barge senilai Rp162 miliar (belum termasuk PPN).

Armada yang dalam kondisi siap beroperasi ini akan langsung menjadi aset utama Perseroan untuk memasuki bisnis angkutan laut tanpa jeda panjang.

Pendanaan akan diperoleh dari fasilitas pinjaman hingga Rp200 miliar dari pemegang saham pengendali, PT Harita Jayaraya (HJR), dengan alokasi Rp180 miliar untuk akuisisi kapal dan Rp20 miliar untuk modal kerja.

Selain itu, dalam RUPSLB ini para pemegang saham juga telah menyetujui usulan perubahan susunan Direksi dengan mengangkat Tham Arvin Setyanto sebagai Presiden Direktur baru. Ia akan menjabat sampai dengan RUPS Tahunan TIRT tahun 2027.
 

“Perubahan ini adalah tonggak sejarah bagi TIRT. Perseroan akan kembali beroperasi dengan model bisnis yang berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang. Kami berkomitmen untuk segera menjalankan operasional agar kelangsungan usaha Perseroan dapat terjaga sekaligus memberikan manfaat nyata bagi seluruh pemegang saham,” tutup Pohan
 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait