Market Hari Ini 12 Aug 2025 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

TLKM di Jalur Penguatan: Fundamental Solid, Dividen Tinggi, dan Tren Teknis Positif

TLKM menunjukkan kombinasi fundamental kuat, dividen tinggi, dan tren teknikal positif, membuka peluang penguatan di tengah momentum bullish pasar.

TLKM menguat dengan fundamental kokoh, dividen tinggi, dan tren teknikal positif, menjadi peluang bagi trader dan investor jangka panjang.

Gedung Telkom Indonesia di Jakarta. Foto: Dok KabarBursa.
Gedung Telkom Indonesia di Jakarta. Foto: Dok KabarBursa.

KABARBURSA.COM - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tengah berada di fase yang boleh dibilang cukup menggairahkan. Dari sisi fundamental, kinerja keuangan, hingga pergerakan teknikal, semua memberi kesan bahwa raksasa telekomunikasi ini sedang melaju di jalur yang solid. 

Bagi investor, kombinasi ini menjadi sinyal bahwa Telkom masih punya bahan bakar untuk mempertahankan penguatan.

Secara valuasi, saham TLKM memang tidak murah jika dibandingkan dengan median IHSG. Price to Earnings Ratio TTM berada di 13,78, lebih tinggi dari rata-rata indeks di 8,51. Namun harga tersebut masih masuk akal jika melihat dominasi Telkom di pasar, kekuatan arus kas, dan pendapatan yang stabil. 

Earnings Yield yang berada di 7,26 persen mencerminkan imbal hasil yang sehat. Begitu pula Price to Sales di level 2,13 dan Price to Book Value di 2,38, angka yang wajar untuk emiten berstatus blue chip dengan karakter bisnis defensif. 

Tingkat pengembalian modalnya pun tergolong impresif, dengan Return on Equity 17,3 persen dan Return on Capital Employed 18,9 persen. Beban utang relatif aman, tercermin dari Interest Coverage Ratio di 7,59, meski rasio lancar yang berada di 0,71 sedikit di bawah ideal, sesuatu yang lumrah bagi perusahaan di sektor ini.

Kinerja keuangan di kuartal kedua 2025 memang mengalami sedikit tekanan. Pendapatan tercatat turun 3,96 persen secara tahunan menjadi Rp147,68 triliun, sementara laba bersih turun 9,51 persen menjadi Rp22,86 triliun. 

Meski demikian, margin laba bersih tetap terjaga di 14,2 persen dan margin operasional di 25,88 persen, menunjukkan efisiensi yang masih kuat. 

Menariknya, Telkom tetap konsisten membagikan dividen besar, dengan payout ratio mendekati 96 persen dan dividend yield 6,68 persen. Free cash flow yang solid, mencapai Rp36,99 triliun, memberi keleluasaan bagi perusahaan untuk terus memperkuat jaringan dan teknologi.

Pergerakan harga saham dalam beberapa bulan terakhir semakin menegaskan sentimen positif yang mengelilingi TLKM. Dalam sepekan, harganya naik hampir 5 persen. 

Dalam sebulan, lonjakannya mencapai 16,48 persen, dan jika ditarik enam bulan ke belakang, kenaikannya sudah menembus 28,23 persen. Sejak awal tahun, penguatan mencapai 17,34 persen. 

Walau belum kembali ke puncak harga dalam tiga tahun terakhir, tren jangka pendek hingga menengah jelas condong ke arah pembeli.

Dari sisi teknikal, hampir semua indikator utama berada di zona beli. RSI yang berada di 74,78 memang mendekati area jenuh beli, namun belum menunjukkan tanda kelelahan tren. 

MACD positif, ADX di level tinggi 48,12 mengindikasikan tren yang kuat, sementara CCI di 192,2 mengonfirmasi momentum positif yang sedang berlangsung. 

Seluruh garis moving average, dari jangka pendek hingga panjang, berada di bawah harga saat ini. Ini menjadi sebuah tanda klasik dari tren naik yang solid. Level 2.990 menjadi pijakan penting, dengan area 3.010–3.030 sebagai gerbang berikutnya. Jika mampu ditembus, target 3.050 terbuka lebar.

Bagi trader jangka pendek, kondisi ini menawarkan peluang untuk melanjutkan momentum, meski tetap perlu waspada terhadap potensi koreksi sehat. Sementara bagi investor jangka menengah dan panjang, Telkom tetap menjadi kandidat kuat untuk portofolio, berkat fundamental yang kokoh, dividen tinggi, serta peran strategisnya di tengah akselerasi transformasi digital di Indonesia. 

Selama harga bertahan di atas 2.990, jalan bagi tren positif TLKM masih terbuka, didukung kekuatan teknikal yang sejalan dengan pondasi fundamentalnya.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait