Market Hari Ini 30 Sep 2025 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

TPIA Raup Laba Bersih USD1,6 Miliar pada Semester I 2025

Neraca keuangan Chandra Asri Group menguat dengan adanya penambahan aset dari Aster, yang membawa total aset per 30 Juni 2025 menjadi sebesar USD10,7 miliar.

Neraca keuangan Chandra Asri Group menguat dengan adanya penambahan aset dari Aster, yang membawa total aset per 30 Juni 2025 menjadi sebesar USD10,7 miliar.

Sejumlah karyawan tengah melakukan komunikasi. (Foto: Dok. Chandra Asri)
Sejumlah karyawan tengah melakukan komunikasi. (Foto: Dok. Chandra Asri)

KABARBURSA.COM - PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) meraup laba bersih sebesar USD1,6 miliar pada semester I 2025. Raihan ini adalah pencatatan keuntungan dari pembelian dengan harga rendah (bargain purchase accounting) atau negative goodwill yang
berasal dari akuisisi Aster Chemicals and Energy Pte. Ltd. (Aster) dari Shell pada 1 April 2025.

Direktur Perseroan, Andre Khor mengatakan Akuisisi ini merupakan langkah besar dalam memperluas kehadiran regional Chandra Asri Group di sektor kimia, energi, dan infrastruktur, serta memberikan manfaat sinergi bagi Indonesia, mulai dari integrasi industri hingga peningkatan daya saing.

"Ini bukti dari efektivitas strategi konsolidasi kami yang memperkuat fondasi pertumbuhan di masa depan. Kami telah sukses melaksanakan Penawaran Umum Perdana (Initial Public Offering/IPO) dari platform infrastruktur Grup kami, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), pada 9 Juli 2025," ujar dia dalam keterangannya, Selasa, 30 September 2025.

Seperti diketahui, ketika IPO, CDIA mencatatakan oversubscription sebesar 15 kali dari target awal Rp2,4 triliun, menerima lebih dari 430 ribu pesanan dari sekitar 400 ribu investor.

Di sisi lain, Andre menyebut Chandra Asri Group telah berhasil memenuhi target kinerja dari pembiayaan sustainability-linked loan, sehingga memperoleh pengurangan margin dan menurunkan biaya pinjaman.

"Pencapaian ini menegaskan komitmen kuat Perseroan terhadap sustainability, khususnya melalui pengurangan emisi gas rumah kaca dan
peningkatan peringkat sustainability dari pihak ketiga," ungkapnya.

Sementara itu, neraca keuangan Chandra Asri Group menguat dengan adanya penambahan aset dari Aster, yang membawa total aset per 30 Juni 2025 menjadi sebesar USD10,7 miliar.


Adapun pada perdagangan Selasa, 30 September 2025, saham TPIA ditutup koreksi usai melemah 0,96 persen atau menyusut 75 poin ke level 7.725.


Dalam sebulan terakhir, saham ini terpantau koreksi sebesar 6,36 persen. Pun dalam tiga bulan terakhir TPIA melemah 20,16 persen.

Kendati begitu, saham emiten Prajogo Pangestu ini mengalami penguatan 7,29 persen dalam enam bulan terakhir. Untuk year to date (YTD), TPIA juga menguat sebesar 3,00 persen.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait