KABARBURSA.COM - Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi menegaskan bahwa transisi energi akan menjadi sorotan utama dalam Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2024 yang dijadwalkan berlangsung pada 4–6 September.
"Topik transisi energi di Indonesia sangat menarik," ujar Deputi Koordinator Transportasi dan Infrastruktur Kemenko Marves, Rachmat Kaimuddin, dalam Konferensi Pers ISF 2024 di Kantor Kemenko Marves, Jakarta, Jumat 22 Maret 2024.
Rachmat menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi fosil yang besar dan wilayah yang luas, sebuah kondisi yang berbeda dengan negara-negara maju yang telah beralih dari energi fosil.
"Isu-isu yang muncul tentunya akan sangat berbeda. Ini perlu diperhatikan dengan serius," tambah Rachmat.
Terkait industri hijau, Rachmat menyatakan bahwa pembahasan akan mencakup hilirisasi mineral kritis, kendaraan listrik, dan topik terkait.
"Misalnya, untuk kendaraan listrik, diperlukan baterai yang tentunya membutuhkan mineral kritis," ujar Rachmat.
ISF 2024 juga akan membahas topik konservasi alam, gaya hidup berkelanjutan, dan ekonomi kelautan.
"Ekonomi kelautan, sebagai negara maritim, juga sangat penting," tegas Rachmat.
ISF 2024, yang diselenggarakan oleh Kemenko Marves dan Kadin Indonesia, diharapkan akan menjadi wadah pertemuan bagi pemangku kebijakan, ahli, dan investor global untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi hijau.
Diperkirakan sekitar 250 pembicara dan pejabat global tingkat tinggi, termasuk kepala negara dan menteri dari berbagai negara, akan menghadiri ISF 2024.