Market Hari Ini 01 Oct 2025 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

UNTR Tambah Saham di Supreme Energy Rantau Dedap, Segini Nilainya

United Tractors (UNTR) tingkatkan kepemilikan saham di Supreme Energy Rantau Dedap melalui anak usaha untuk dukung proyek panas bumi.

United Tractors (UNTR) tingkatkan kepemilikan saham di Supreme Energy Rantau Dedap senilai Rp41,49 miliar melalui anak usaha untuk dukung proyek panas bumi.

PT United Tractors Tbk (UNTR) memperkuat pijakan di sektor energi baru terbarukan dengan meningkatkan kepemilikan saham pada PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD). (Foto: Dok. United Tractors)
PT United Tractors Tbk (UNTR) memperkuat pijakan di sektor energi baru terbarukan dengan meningkatkan kepemilikan saham pada PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD). (Foto: Dok. United Tractors)

KABARBURSA.COM – PT United Tractors Tbk (UNTR) memperkuat pijakan di sektor energi baru terbarukan dengan meningkatkan kepemilikan saham pada PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD). 

Aksi ini dilakukan melalui dua anak usaha, yaitu PT Energia Prima Nusantara (EPN) dan PT Supreme Energy Sriwijaya (SES), dengan total nilai transaksi mencapai Rp41,49 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi, EPN menambah 18.463 lembar saham SERD sehingga total kepemilikannya menjadi 20,20 persen atau senilai Rp507,71 miliar. 

Sementara itu, SES meningkatkan porsi dengan tambahan 23.033 lembar saham, menjadikannya memiliki 25,20 persen atau senilai Rp633,38 miliar. Kedua aksi ini dilakukan untuk mempertahankan porsi kepemilikan seiring seluruh pemegang saham SERD melakukan injeksi modal baru.

SERD merupakan perusahaan pengembang proyek panas bumi Rantau Dedap di Sumatera Selatan dengan kapasitas listrik 98,4 MW yang sudah beroperasi sejak 2022. 

Tambahan penyertaan modal dari UNTR melalui EPN dan SES diarahkan untuk mendukung kebutuhan modal kerja SERD, terutama dalam pengembangan tahap lanjutan proyek panas bumi.

Corporate Secretary United Tractors, Sara K. Loebis, menyatakan bahwa transaksi ini sejalan dengan strategi perseroan memperluas portofolio energi ramah lingkungan. 

“Peningkatan kepemilikan saham ini dilakukan untuk mempertahankan porsi UNTR di SERD sekaligus memastikan dukungan berkelanjutan terhadap pengembangan proyek panas bumi,” tulis Sara dalam keterbukaan informasi, Rabu, 1 Oktober 2025.

Manajemen UNTR menegaskan aksi ini tidak termasuk transaksi material karena nilainya tidak melampaui ambang batas yang ditetapkan. Selain itu, transaksi juga bukan merupakan benturan kepentingan, melainkan murni transaksi afiliasi karena dilakukan oleh anak usaha terhadap entitas afiliasi.

Direksi dan dewan komisaris UNTR menyatakan telah mengungkapkan seluruh informasi relevan terkait aksi korporasi ini, serta memastikan transaksi dilakukan sesuai praktik bisnis yang berlaku umum.

United Tractors yang selama ini dikenal sebagai distributor alat berat dan kontraktor pertambangan, secara konsisten memperluas diversifikasi bisnis ke sektor energi baru dan terbarukan (EBT). 

Melalui anak usahanya, perseroan telah berinvestasi di beberapa proyek panas bumi, termasuk Muara Laboh dan Rajabasa, selain Rantau Dedap.

Dengan bertambahnya kepemilikan saham, UNTR dipandang semakin serius dalam mengembangkan portofolio EBT. Hal ini juga selaras dengan komitmen induk usahanya, Astra International, untuk meningkatkan investasi pada sektor energi hijau di Indonesia.

Dengan total kepemilikan tidak langsung UNTR di SERD mencapai 45,40 persen pasca transaksi, perseroan memiliki posisi strategis dalam pengembangan proyek lanjutan Rantau Dedap. 

Ke depan, kebutuhan energi bersih nasional yang terus meningkat diperkirakan akan menjadi katalis positif bagi kontribusi lini bisnis energi UNTR. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait