Market Hari Ini 18 Mar 2024 Penulis: Syahrianto Editor: Tim Editorial

Upaya Dekarbonisasi: UKM Hasilkan Emisi 216 Juta Ton CO2e

Upaya Dekarbonisasi: UKM Hasilkan Emisi 216 Juta Ton CO2e
Upaya Dekarbonisasi: UKM Hasilkan Emisi 216 Juta Ton CO2e

KABARBURSA.COM - Institute for Essential Services Reform (IESR) melihat adanya emisi besar di balik usaha kecil dan menengah (UKM) yang memiliki kontribusi pada pendapatan domestik bruto (PDB) sebesar 60,5 persen pada 2021.

Direktur Eksekutif IESR Fabby Tumiwa mengatakan, UKM menghasilkan emisi sebesar 216 juta ton CO2e pada 2023. CO2e digunakan untuk mengukur dan membandingkan emisi gas rumah kaca berdasarkan seberapa besar kontribusinya terhadap pemanasan global.

"Angka ini setara dengan separuh dari emisi sektor industri nasional pada tahun 2022," kata Fabby melalui keterangan tertulis, dikutip Senin, 18 Maret 2024.

Ia menerangkan, upaya dekarbonisasi industri UKM perlu diupayakan secara serius dengan memprioritaskan aspek keberlanjutan atau sustainability.

Menurut Fabby, sumber pembakaran CO2e itu berasal dari dua sumber. Pertama sebanyak 95 persen datang dari pembakaran bahan bakar fosil, sedangkan kedua, lima persennya dihasilkan melalui pembakaran sampah.

"Jika tidak diambil langkah signifikan untuk mengurangi emisi sektor UKM, ada kemungkinan emisi UKM akan meningkat di kemudian hari," jelas dia.

Sementara itu, Analis Data Energi IESR Abyan Hilmy Yafi menjelaskan dalam survei yang digelar oleh IESR pada 1.000 UKM di Indonesia, terdapat beberapa pendekatan untuk memulai dekarbonisasi.

“Untuk lintas sektor perlu adanya peningkatan pemahaman pelaku UKM tentang konsumsi energi dan emisi yang mereka hasilkan," ucap dia.

Yang lebih teknis lagi, lanjutnya, perlu adanya peningkatan teknologi yang dipakai para UKM dalam menunjang usahanya.

"Juga perlu sosialisasi aktif untuk mempromosikan energi terbarukan. Secara sektoral, terdapat beberapa rekomendasi teknis seperti penggunaan boiler elektrik pada industri tekstil dan apparel (pakaian, red),” tukas Abyan. (ari/prm)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait