Market Hari Ini 11 Feb 2026 Penulis: Desty Luthfiani Editor: Syahrianto

Usai Akuisisi, LAPD Ganti Logo dan Siapkan Tender Offer untuk Bisnis Energi-Tambang

Perubahan pengendali di PT Leyand International Tbk diikuti rencana Mandatory Tender Offer dan strategi ekspansi ke sektor energi serta pertambangan.

LAPD menyiapkan Mandatory Tender Offer usai akuisisi, mengganti logo perusahaan, dan mengarahkan fokus bisnis baru ke sektor energi dan pertambangan.

Fasilitas operasional PT Leyand International Tbk (LAPD) disertai logo baru perseroan sebagai bagian dari proses transformasi pasca-perubahan pengendali. Foto: Dok. LAPD.
Fasilitas operasional PT Leyand International Tbk (LAPD) disertai logo baru perseroan sebagai bagian dari proses transformasi pasca-perubahan pengendali. Foto: Dok. LAPD.

KABARBURSA.COM – PT Leyand International Tbk (LAPD) memasuki babak baru setelah resmi memiliki pengendali baru. Perubahan kepemilikan tersebut membawa serangkaian langkah korporasi, mulai dari pembaruan identitas perusahaan hingga persiapan Penawaran Tender Wajib atau Mandatory Tender Offer (MTO).

Manajemen perseroan mengumumkan perubahan logo perusahaan telah resmi berlaku. Pergantian identitas visual ini disebut sebagai bagian dari proses transformasi yang lebih luas, bukan sekadar pembaruan tampilan.

Direktur Utama LAPD, Jamal Abdul Nasir Bamadhaj, menjelaskan perubahan tersebut mencerminkan arah baru perseroan. “Perubahan logo ini merupakan bagian dari transformasi strategis bisnis untuk mencerminkan semangat baru dalam melakukan ekspansi ke sektor energi dan pertambangan,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, dikutip Rabu, 11 Februari 2026.

Pernyataan itu menegaskan langkah transformasi LAPD tidak berhenti pada simbol perusahaan. Emiten yang selama ini bergerak sebagai perusahaan holding tersebut mulai mempersiapkan pergeseran fokus bisnis ke sektor energi dan pertambangan, sejalan dengan masuknya pemegang saham pengendali baru.

Sebagai konsekuensi dari perubahan pengendali, LAPD juga tengah menyiapkan pelaksanaan Mandatory Tender Offer. Aksi korporasi ini merupakan kewajiban regulasi yang harus dilakukan untuk memberikan kesempatan setara kepada pemegang saham publik.

Manajemen menyatakan saat ini perusahaan masih melakukan koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan agar proses MTO berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum bagi investor serta menjaga tata kelola perusahaan tetap sesuai aturan pasar modal.

Di luar rencana tersebut, LAPD memastikan belum ada agenda tambahan perihal perubahan kepemilikan saham. Fokus utama perusahaan saat ini adalah menuntaskan seluruh tahapan administrasi dan regulasi pasca-akuisisi.

Di tengah proses transformasi, pergerakan saham LAPD turut menjadi perhatian pelaku pasar. Dalam periode 27 Januari hingga 4 Februari 2026, harga saham perseroan tercatat turun 28,86 persen, dari Rp149 menjadi Rp106 per saham.

Penurunan tersebut sempat memicu permintaan klarifikasi dari Bursa Efek Indonesia. Menanggapi hal itu, manajemen LAPD menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang belum diungkapkan kepada publik yang dapat memengaruhi pergerakan harga saham.

Perseroan juga menegaskan bahwa seluruh informasi penting telah disampaikan sesuai ketentuan keterbukaan informasi. Selain itu, manajemen memastikan tidak terdapat aktivitas pemegang saham tertentu yang melanggar aturan pelaporan kepemilikan saham.

Transformasi yang dijalankan LAPD dipandang sebagai langkah reposisi bisnis jangka panjang. Rencana masuk ke sektor energi dan pertambangan dinilai sejalan dengan arah perekonomian nasional yang masih bertumpu pada sumber daya alam dan kebutuhan energi.

Namun, pelaku pasar diperkirakan akan menunggu realisasi konkret dari rencana tersebut. Model bisnis baru, strategi pendanaan, serta potensi kontribusi terhadap kinerja keuangan akan menjadi faktor utama yang menentukan kepercayaan investor ke depan.

Dengan identitas baru, rencana MTO, dan fokus bisnis yang mulai diarahkan ulang, LAPD kini berada pada fase awal transformasi pasca-akuisisi. Keberhasilan perusahaan mengeksekusi strategi tersebut akan menjadi kunci bagi pemulihan persepsi pasar terhadap saham LAPD dalam jangka menengah dan panjang. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
DE
Jurnalis

Desty Luthfiani

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait