Market Hari Ini 20 Dec 2023 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

USDCAD Melemah Seiring Pelemahan Dolar AS

USDCAD Melemah Seiring Pelemahan Dolar AS
USDCAD Melemah Seiring Pelemahan Dolar AS

KABARBURSA.COM - Perdagangan hari Selasa (19/Desember) menyaksikan penguatan Dolar Kanada sejalan dengan rilis data inflasi yang melebihi ekspektasi. USD/CAD terjerembab sekitar 0.5 persen, menyentuh level terendah di kisaran 1.3330. Meski demikian, penurunan pasangan mata uang ini kemungkinan terbatas karena Bank of Canada (BoC) berencana untuk mengurangi suku bunga tahun depan.

Badan Statistik Kanada melaporkan bahwa laju inflasi Indeks Harga Konsumen (CPI) naik 0.1 persen (month-over-month) pada November 2023, menyerupai periode sebelumnya. Konsensus awal memperkirakan CPI akan mencatat -0.2 persen selama periode tersebut. Laju inflasi tahunan tetap stabil di level 3.1 persen, mengungguli estimasi konsensus sebesar 2.9 persen. Bahkan, inflasi inti mengalami peningkatan tipis dari 2.7 persen menjadi 2.8 persen dalam basis tahunan.

Laporan ini seolah-olah mendukung keputusan BoC untuk menjaga suku bunga pada tingkat yang tinggi dalam jangka waktu lebih lama, menyebabkan USD/CAD merosot. Meskipun demikian, para analis dan pejabat BoC memiliki pandangan yang berbeda. Mereka menyoroti rincian mengenai CPI-trim dan CPI-median, yang dianggap sebagai indikator utama kebijakan BoC.

Tren kedua parameter tersebut terus menurun sepanjang tahun ini, kini masing-masing berada pada level 3.5 persen dan 3.4 persen. Dalam basis 3 bulanan yang disetahunkan (3-month annualised), angkanya bahkan lebih rendah, yaitu 2.3 persen dan 2.6 persen. Meskipun fluktuatif, jika tren ini berlanjut beberapa bulan ke depan, BoC mungkin yakin bahwa inflasi utama kembali berada pada jalur menuju target. Hal ini berpotensi membuka pintu bagi penurunan suku bunga, dimulai dari kuartal kedua tahun depan.

Andrew Grantham, seorang ekonom di CIBC Bank, menyatakan pandangan ini sejalan dengan kejutan positif dalam inflasi umum saat ini. Gubernur BoC, Tiff Macklem, dalam wawancara baru-baru ini juga menyiratkan bahwa suku bunga dapat dipangkas tahun depan. Arah kebijakan BoC cenderung selaras dengan langkah-langkah yang diambil oleh Federal Reserve, bank sentral tetangganya. Mengingat The Fed telah mempersiapkan pemangkasan suku bunga tahun depan, BoC mungkin merespons serupa.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait