Market Hari Ini 20 Dec 2023 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Wall Street di Buka Menguat Selasa (14/12/2023)

Wall Street di Buka Menguat Selasa (14/12/2023)
Wall Street di Buka Menguat Selasa (14/12/2023)

KABARBURSA.COM - Indeks utama Wall Street membuka perdagangan dengan kenaikan pada Selasa (19/12/2023) waktu setempat. Menurut Indikator FedWatch, terdapat peluang sebanyak 74 persen bahwa Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed) akan memulai pemangkasan suku bunga pada bulan Maret 2024.

Dow Jones Industrial Average (DJI) mengalami peningkatan sebesar 0,11 persen, mencapai 37.348,33. S&P 500 (.SPX) tumbuh 0,11 persen di 4.745,76, sementara Nasdaq Composite (.IXIC) naik 0,15 persen, menyentuh 14.927,25.

Indeks SPX mulai mendekati level tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH). Hal ini terjadi setelah Powell menyatakan bahwa kemungkinan pengetatan suku bunga akan segera berakhir.

Sementara itu, indeks yang berisi konstituen blue-chip seperti Dow Jones juga secara perlahan mendekati rekor tertinggi baru sepanjang masa. Sementara Nasdaq 100 berambisi untuk menyamai rekor tertinggi yang dicapai pada November 2021.

Analis Cetera Investment Management, Brian Klimke, menyampaikan, "Saya pikir ketika memasuki akhir tahun ini, nilai pasar akan menjadi mahal (overweight)," seperti yang dilansir Reuters, Selasa (19/12/2023).

Pada akhir pekan ini, para investor menantikan laporan Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal ketiga dan indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) bulanan, yang menjadi parameter inflasi yang menjadi pilihan The Fed.

Presiden The Fed wilayah San Francisco, Mary Daly, menyatakan bahwa kemungkinan pemotongan suku bunga acuan Bank Sentral AS akan dilakukan pada tahun depan, mengingat adanya perbaikan inflasi selama 2023, sesuai dengan laporan Wall Street Journal.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait