Market Hari Ini 07 Mar 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Wall Street Ditutup Kokoh (6 Maret 2024)

Wall Street Ditutup Kokoh (6 Maret 2024)
Wall Street Ditutup Kokoh (6 Maret 2024)

KABARBURSA.COM - Bursa saham Wall Street menguat pada hari Rabu, 6 Maret 2024, atau Kamis, 7 Maret 2024 WIB, dimana pasar berbalik arah menyusul sesi penurunan berturut-turut di Wall Street.

S &P 500bertambah 0,51persen menjadi 5.104,76, sedangkanNasdaq Compositenaik 0,58persen menjadi 16.031,54. Rata-rata Industri Dow Jonesdiperdagangkan lebih tinggi sebesar 75,86 poin, atau 0,2persen, ditutup pada 38,661.05. Rata-rata saham blue-chip terbebani oleh penurunan lebih dari 2persen pada tahun laluDisney.

Kenaikan pada hari Rabu menandai penangguhan hukuman setelah tiga rata-rata utama mencatat penurunan selama dua hari berturut-turut , menarik pasar dari rekor tertinggi. Namun keuntungan tetap terkendaliApplejatuh ke zona merah sekali lagi dan kekhawatiran muncul di sekitar bank regional yang bermasalah.

Sementara Nasdaq mengalami kenaikan pada hari Rabu, beberapa nama teknologi besar tidak ikut serta dalam reli. Apple jatuh untuk hari perdagangan keenam berturut-turut, bahkan ketika Nvidia menjadi pemain dengan kapitalisasi besarnaik lebih dari 3persen. AlfabetDanTeslajuga keduanya diperdagangkan lebih rendah di sesi tersebut. Meskipun ada pergerakan pada hari Rabu, tiga indeks utama masih turun pada minggu ini.

Saham-saham bank regional berayun antara untung dan rugi pada sesi berikutnyaNew York Community Bancorpmengumumkan peningkatan modal $1 miliar . ETF Perbankan Regional SPDR S&P (KRE)mengakhiri sesi sedikit lebih rendah setelah diperdagangkan turun lebih dari 2persen pada siang hari. Saham NYCB naik sekitar 7,5persen setelah jatuh lebih dari 40persen di awal sesi. Perdagangan saham dihentikan beberapa kali sepanjang hari.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait