Market Hari Ini 19 Dec 2023 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Wamenkeu : Bata Bara Bisa Saja Ditinggalkan

Wamenkeu : Bata Bara Bisa Saja Ditinggalkan
Wamenkeu : Bata Bara Bisa Saja Ditinggalkan

KABARBURSA.COM - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menggambarkan sebuah narasi baru bagi perekonomian Indonesia, yang kini bersandar pada energi hijau. Menurutnya, era di mana negara bergantung pada energi fosil dan sumber daya alam konvensional adalah kisah masa lalu yang perlu ditinggalkan.

"Secara makro, ke depan, kita perlu sangat serius memperhatikan sektor terkait ekonomi hijau," ujar Suahasil dikutip dari CNBC Indonesia (18/12/2023) Kemarin.

Suahasil meyakini bahwa ekonomi hijau akan menjadi tema sentral pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk beberapa dekade ke depan. Ia mencatat berbagai upaya yang telah dilakukan Indonesia untuk merangkul tren ini, termasuk pengembangan kendaraan listrik baik roda dua maupun roda empat.

"Indonesia memiliki cara lain untuk memasuki industri ini, misalnya melalui pembangkit listrik energi baru terbarukan. Meskipun teknologi ini relatif baru, namun menjanjikan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depannya," tandasnya.

Suahasil menekankan pentingnya untuk mendorong pembangkit listrik yang ramah lingkungan. Menurutnya, fokus pada energi hijau atau terbarukan adalah langkah maju yang harus ditempuh agar dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi.

Ia menegaskan bahwa narasi tentang sebuah negara yang bergantung pada industri sumber daya alam adalah cerita masa lalu. Meskipun Indonesia memiliki minyak dan gas, Suahasil menekankan perlunya memanfaatkannya secara bijaksana sebagai pemacu utama pertumbuhan ekonomi di masa depan.

"Kita sudah mengalami 'boom' kayu, 'boom' mineral, 'boom' batu bara, dan sebagainya. Menurut saya, ke depan, kita harus memanfaatkan 'boom' ekonomi hijau sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kita yang sangat besar," pungkasnya.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait