Market Hari Ini 07 Feb 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Warga Kelas Menengah Malas Belanja, ini Penyebabnya

Warga Kelas Menengah Malas Belanja, ini Penyebabnya
Warga Kelas Menengah Malas Belanja, ini Penyebabnya

Daftar Isi

  1. 01 Warga Kelas Menengah dan Konsumsi

KABARBURSA.COM- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan faktor-faktor yang menjadi penyebab menurunnya minat belanja masyarakat kelas menengah pada tahun 2023.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga pada tahun 2023 hanya tumbuh sebesar 4,82 persen, turun dari tahun sebelumnya yang mencapai 4,94 persen. Sebelum pandemi Covid-19, pertumbuhan ini bahkan mencapai lebih dari 5 persen. Namun, selama pandemi pada tahun 2020 dan 2021, terjadi penurunan signifikan sebesar -2,63 persen dan pertumbuhan sebesar 2,01 persen.

Airlangga menjelaskan bahwa ketidakpastian ekonomi, baik dari dalam negeri maupun global, menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi situasi ini. Ketidakpastian ini tidak hanya berasal dari kondisi ekonomi global, tetapi juga dari ketidakpastian politik dalam negeri terkait dengan agenda demokrasi.

"Dalam kondisi ketidakpastian, masyarakat cenderung menahan diri dalam pengeluaran dan lebih memilih menabung untuk mengantisipasi masa depan yang tidak pasti," ujar Airlangga di kantornya, Jakarta, Rabu 7 Februari 2024.

Warga Kelas Menengah dan Konsumsi

Di tingkat global, faktor-faktor seperti ketegangan geopolitik, melemahnya ekonomi mitra dagang utama Indonesia, suku bunga yang tinggi, dan fluktuasi harga komoditas juga turut berkontribusi terhadap ketidakpastian ekonomi.

Untuk mengatasi hal ini, pemerintah berusaha memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa ekonomi Indonesia akan tetap stabil, bahkan di tengah situasi politik yang dinamis menjelang tahun politik 2024.

"Kepastian menjadi krusial, terutama saat proses politik berjalan lancar. Ini akan mendorong investor untuk tidak menunda investasi dan masyarakat untuk lebih berani dalam pengeluaran," tambah Airlangga.

Airlangga juga menyebutkan bahwa pemerintah tengah fokus untuk menjaga daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah melalui program bantuan sosial (bansos), seperti BLT Mitigasi Risiko Pangan.

"Dengan dukungan bansos, diharapkan daya beli tetap terjaga dan inflasi bisa ditekan, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan pasar," tutup Airlangga.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait