Market Hari Ini 06 Mar 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

WIFI dan ASR Siapkan Ekosistem 5G Baru, Ini Teknologinya

Kolaborasi teknologi ini menandai dimulainya produksi massal perangkat 5G CPE berbasis chipset ASR1901 untuk mendukung layanan fixed broadband.

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) mulai mengomersialisasikan perangkat 5G CPE berbasis chipset ASR1901 melalui kolaborasi dengan ASR Microelectronics untuk m

Perangkat tersebut diproduksi dalam skala besar menggunakan platform chipset ASR1901 yang dikembangkan ASR Microelectronics. (Foto: Dok. Surge)
Perangkat tersebut diproduksi dalam skala besar menggunakan platform chipset ASR1901 yang dikembangkan ASR Microelectronics. (Foto: Dok. Surge)

KABARBURSA.COM – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) mulai mendorong komersialisasi perangkat customer premises equipment (CPE) berbasis teknologi 5G untuk mendukung pengembangan layanan fixed broadband di Indonesia. Perangkat tersebut diproduksi dalam skala besar menggunakan platform chipset ASR1901 yang dikembangkan ASR Microelectronics. 

Direktur PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) sekaligus Presiden Direktur PT Telemedia Komunikasi Pratama, Shannedy Ong, menyampaikan kolaborasi tersebut bertujuan memperluas penerapan teknologi 5G dalam kebutuhan konektivitas rumah tangga dan pelaku usaha.

“Kami ingin menghadirkan 5G berperforma tinggi ke rumah, bisnis, dan komunitas secara nyata. Implementasi ini memungkinkan konektivitas yang terjangkau dan andal sehingga masyarakat dapat berpartisipasi lebih luas dalam ekonomi digital,” ujar Shannedy Ong dalam pernyataan resmi perusahaan. 

Ia menjelaskan perangkat CPE berbasis ASR1901 telah memasuki tahap produksi massal dan mulai diterapkan dalam jaringan 5G Fixed Wireless Access (FWA) yang dikembangkan oleh WIFI. Teknologi tersebut dirancang untuk menyediakan akses internet tetap berkecepatan tinggi tanpa memerlukan instalasi jaringan serat optik secara masif.

Dalam pengembangannya, WIFI bekerja sama dengan ASR Microelectronics yang menyediakan platform chipset 5G NR ASR1901 untuk mendukung implementasi jaringan FWA. Perangkat tersebut juga dipamerkan dalam ajang industri komunikasi global Mobile World Congress (MWC) Barcelona 2026.

Kolaborasi teknologi ini telah berlangsung sekitar satu setengah tahun dan difokuskan pada pengembangan ekosistem jaringan 5G FWA pada spektrum 1,4 GHz (band n50). WIFI melalui anak usahanya PT Telemedia Komunikasi Pratama diketahui telah memperoleh spektrum frekuensi tersebut untuk wilayah Region 1 yang mencakup Jawa, Maluku, dan Papua setelah melalui proses persetujuan regulator. 

Platform ASR1901 sendiri merupakan chipset komunikasi berbasis standar 3GPP Release 16 yang mendukung arsitektur jaringan standalone (SA) maupun non-standalone (NSA). Dalam implementasi FWA, platform tersebut dirancang untuk menghadirkan konektivitas fixed broadband berkecepatan tinggi dengan efisiensi biaya yang lebih baik dibandingkan pembangunan jaringan serat optik secara konvensional.

Melalui teknologi tersebut, WIFI menargetkan penyediaan akses internet bagi rumah tangga serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Implementasi jaringan FWA memungkinkan layanan fixed broadband digelar lebih cepat, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan infrastruktur jaringan kabel.

Kolaborasi ini juga terhubung dengan pengembangan layanan Internet Rakyat (IRA) yang diluncurkan untuk memperluas akses internet terjangkau di Indonesia. Program tersebut mencatat lebih dari 1,1 juta pengguna telah melakukan pra-registrasi sejak November 2025 sebelum peluncuran komersial pada Februari 2026. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait