Market Hari Ini 28 Sep 2025 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

WIFI Lepas Anak Usaha Non-Inti, Fokus Buru Bisnis Digital

WIFI divestasi IMT, IKI, dan AMI ke PT Investasi Gemilang Maju senilai Rp1,79 miliar.

WIFI lepas tiga anak usaha ke PT IGM Rp1,79 miliar, strategi fokus ke bisnis digital dan jaringan serat optik.

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) mengumumkan langkah strategis berupa divestasi kepemilikan saham. (Foto: Dok. Surge)
PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) mengumumkan langkah strategis berupa divestasi kepemilikan saham. (Foto: Dok. Surge)

Daftar Isi

  1. 01 PT Integrasi Media Terkini (IMT)
  2. 02 PT Ini Kopi Indonesia (IKI)
  3. 03 PT Aspek Media Indonesia (AMI)
  4. 04 PT Garuda Prima Internetindo (GPI)

KABARBURSA.COM – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) mengumumkan langkah strategis berupa divestasi kepemilikan saham di beberapa anak usaha. 

Aksi korporasi ini dilakukan sepanjang Agustus hingga September 2025.

Dalam keterbukaan informasi, manajemen WIFI menjelaskan bahwa divestasi dilakukan sebagai bagian dari restrukturisasi portofolio usaha. 

Perseroan meyakini langkah ini tidak menimbulkan dampak signifikan terhadap operasional maupun kondisi keuangan, namun memberi ruang lebih besar untuk fokus pada bisnis inti di bidang jaringan serat optik, ekosistem digital, dan layanan teknologi terintegrasi.

PT Integrasi Media Terkini (IMT)

Transaksi pertama dilakukan pada 24 September 2025. Berdasarkan perjanjian jual beli saham yang ditandatangani pada 19 dan 24 September, WIFI melepas kepemilikan di PT Integrasi Media Terkini (IMT) kepada PT Investasi Gemilang Maju (IGM). Nilai transaksi tercatat sebesar Rp599 juta. 

Manajemen menegaskan tidak terdapat hubungan afiliasi antara perseroan dan pihak pembeli, serta transaksi ini bukan termasuk kategori material.

PT Ini Kopi Indonesia (IKI)

Selanjutnya, melalui anak usaha PT Kreasi Kode Digital (KKD), WIFI juga melaksanakan divestasi saham di PT Ini Kopi Indonesia (IKI). 

Perjanjian jual beli ditandatangani pada tanggal yang sama, dengan nilai transaksi Rp594 juta. 

Sama seperti transaksi sebelumnya, tidak ada hubungan afiliasi antara penjual dan pembeli, serta tidak ada dampak signifikan terhadap operasional perusahaan.

PT Aspek Media Indonesia (AMI)

Langkah serupa dilakukan terhadap PT Aspek Media Indonesia (AMI). 

Berdasarkan perjanjian tertanggal 19 dan 24 September 2025, WIFI melepas seluruh kepemilikan sahamnya di AMI kepada IGM. 

Nilai transaksi tercatat Rp599 juta. Manajemen kembali menegaskan transaksi ini tidak dikategorikan sebagai transaksi material maupun afiliasi. 

Seluruh dokumen telah disampaikan kepada OJK sebagai bentuk keterbukaan informasi.

PT Garuda Prima Internetindo (GPI)

Selain divestasi di September, perseroan sebelumnya juga telah melaporkan peralihan saham pada Agustus 2025. 

Melalui anak usaha PT Jaringan Infra Andalan (JIA), WIFI melepas kepemilikan di PT Garuda Prima Internetindo (GPI) kepada PT Media Wiguna Nusantara. 

Nilai transaksi sebesar Rp249,9 juta dan tercatat sebagai transaksi afiliasi.

Direktur PT Solusi Sinergi Digital Tbk, Shannedy Ong, menegaskan bahwa divestasi anak usaha tersebut merupakan bagian dari strategi restrukturisasi portofolio. 

“Dengan adanya perubahan akta divestasi ini, tidak ada dampak signifikan terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, maupun keuangan perseroan. Langkah ini kami ambil untuk menjaga fokus pada pengembangan bisnis inti,” tulis Shannedy Ong dalam keterbukaan informasi.

Ia juga menekankan bahwa seluruh transaksi dilakukan sesuai ketentuan peraturan pasar modal dan prinsip keterbukaan. 

Dengan divestasi beberapa anak usaha di bidang media, kopi, dan periklanan tersebut, WIFI diharapkan dapat lebih fokus mengembangkan ekosistem digital yang menjadi pilar utama bisnis perseroan. 

WIFI selama ini dikenal sebagai perusahaan yang mengintegrasikan infrastruktur jaringan serat optik dengan produk digital serta layanan berbasis teknologi.

Manajemen menilai langkah divestasi menjadi cara untuk memperkuat posisi keuangan, menyederhanakan struktur usaha, serta memastikan konsentrasi sumber daya pada sektor yang paling strategis. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait