Otomotif 24 Feb 2026 Penulis: Harun Rasyid Editor: Moh. Alpin Pulungan

Charger 1MW BYD Resmi Digunakan Secara Luas, Era Baru SPKLU?

BYD mulai penyebaran Megawatt Flash Charging 1000V-1000A-1000kW, klaim tambah jarak 400 km dalam lima menit.

BYD gelar Megawatt Flash Charging 1.000 kW dengan klaim isi daya 400 km dalam 5 menit, ubah pola penggunaan SPKLU.

Megawatt Flash Charging Piles milik BYD yang berpotensi ubah model bisnis SPKLU. Foto: carnewschina.
Megawatt Flash Charging Piles milik BYD yang berpotensi ubah model bisnis SPKLU. Foto: carnewschina.

KABARBURSA.COM - BYD memulai penyebaran skala besar infrastruktur Megawatt Flash Charging Piles. Teknologi baru sistem pengisian kendaraan listrik ini dirancang untuk memberikan efisiensi waktu pengisian daya.

Teknologi ini digadang-gadang mampu mengubah pola penggunaan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), terutama dari sisi waktu pengisian dan perputaran kendaraan.

Melansir dari CarNewsChina, penyebaran perangkat pengisian daya baru itu sudah mulai dilakukan secara luas di Tiongkok. Infrastruktur ini ditujukan untuk mengurangi durasi pengisian daya kendaraan listrik hingga mendekati waktu pengisian bahan bakar pada kendaraan bermesin bensin.

Berbeda dari solusi pengisian ultra cepat pada umumnya, sistem Megawatt Flash Charging milik BYD memiliki desain berbentuk “T” dengan seluruh unit pengisian daya berwarna biru. Sistem ini juga dilengkapi kabel pengisian daya ganda yang digantung di sisi kiri dan kanan unit pengisian.

Desain tersebut dirancang untuk mengatasi masalah kabel yang terlalu pendek atau menyeret di tanah. Struktur katrol yang digunakan berfungsi menetralkan berat kabel sehingga pengguna dapat mengoperasikannya dengan lebih mudah.

Menurut pernyataan resmi perusahaan, BYD Megawatt Flash Charging Pile merupakan sistem terminal pengisian daya tingkat megawatt berpendingin cairan penuh pertama di dunia yang diproduksi massal untuk kendaraan penumpang.

Spesifikasi utama teknologi ini ditandai dengan tiga indikator “ribu”, yakni tegangan 1000V, arus 1000A, dan daya 1000kW. Sistem tersebut memiliki output puncak hingga 1360kW.

Dengan kapasitas itu, teknologi pengisian ini memungkinkan kecepatan pengisian daya yang diklaim mencapai “1 detik 2 kilometer”, atau sekitar tambahan jarak tempuh 400 kilometer dalam waktu lima menit.

Untuk menjaga kestabilan daya pada arus tinggi, baik kabel pengisian maupun terminalnya menggunakan teknologi pendinginan cairan. Sistem ini dirancang untuk mencegah panas berlebih selama proses pengisian berlangsung.

Selain itu, perangkat pengisian ini juga dilengkapi teknologi “pengisian daya dua pistol” yang memungkinkan penggunaan satu kabel secara mandiri atau pengoperasian paralel dua kabel untuk meningkatkan keluaran daya.

Sistem ini juga memiliki fungsi “peak shaving dan valley filling”, yang memungkinkan penyimpanan listrik dari jaringan saat jam di luar beban puncak dan pelepasan energi yang tersimpan saat permintaan pengisian meningkat.

Fitur tersebut dirancang untuk mengurangi potensi dampak terhadap jaringan listrik sekaligus menjaga keluaran daya tinggi hingga 1MW tetap stabil selama proses pengisian.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HA
Jurnalis

Harun Rasyid

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait