Otomotif 11 Dec 2025 Penulis: Citra Dara Vresti Trisna Editor: Moh. Alpin Pulungan

GAC Govy Bangun Pabrik Mobil Terbang, Apa Saja Keunggulannya?

GAC Govy memulai produksi mobil terbang Govy AirCab di Guangzhou. Target 2.000 unit dan sertifikasi terbang akhir 2026 menjadi langkah besar menuju masa depan mobilitas.

GAC Govy bangun fasilitas produksi mobil terbang di Guangzhou. Govy AirCab targetkan sertifikasi akhir 2026 dan sudah kantongi 2.000 pesanan.

Mobil terbang GAC Govy yang siap diproduksi massal. Foto: carnewschina.
Mobil terbang GAC Govy yang siap diproduksi massal. Foto: carnewschina.

KABARBURSA.COM - GAC Govy memasuki fase baru dalam pengembangan mobil terbang dengan menyiapkan lini produksi khusus di Guangzhou.

CarNewsChina melaporkan, uji coba yang dilakukan pada Januari 2026 ini menjadi langkah penting karena fasilitas tersebut dirancang untuk berbagai kebutuhan.

Selain merakit prototipe, fasilitas ini untuk mendukung industrialisasi mobil terbang melalui bengkel komposit, pengecatan, perakitan komponen, hingga perakitan umum. Kehadiran fasilitas ini menandai pergeseran kegiatan GAC Govy dari tahap riset menuju persiapan produksi massal.

Perusahaan menyampaikan bahwa pabrik tersebut akan berperan besar dalam proses produksi percontohan dan sertifikasi PC untuk model mobil terbang multi-rotor mereka, Govy AirCab (GAC-A6).

Dengan fasilitas yang lebih lengkap, GAC Govy menargetkan percepatan sertifikasi kelayakan terbang dan menjaga jadwal menuju produksi massal.

Govy AirCab sendiri telah menarik minat pasar sejak diperkenalkan. Hingga kini, hampir 2.000 pesanan telah tercatat, sementara kendaraan tersebut masih menjalani tinjauan kelayakan terbang. 

ertifikasi ditargetkan selesai pada akhir 2026, yang membuka peluang bagi pengiriman awal. Perusahaan sebelumnya menetapkan harga panduan resmi untuk Govy AirCab tidak melebihi 1,68 juta yuan.

Di sisi pendanaan, GAC Govy menyelesaikan putaran Pra-A pada November dengan nilai 200 juta yuan, sehingga total pendanaan sepanjang 2025 mencapai 500 juta yuan. Dana tersebut menjadi penopang bagi langkah perusahaan memasuki tahap produksi dan sertifikasi.

Merek Govy pertama kali diperkenalkan pada Desember 2024. AirCab melakukan debut di Hong Kong pada Juni 2025, di mana model ini mendapatkan perhatian besar dan mengamankan hampir 1.000 pesanan.

Setelah itu, GAC Govy menyerahkan prototipe pertama AirCab dalam sebuah acara di Hong Kong pada Juli 2025.

Govy AirCab dirancang dengan spesifikasi yang menonjolkan teknologi keselamatan dan material ringan. Lebih dari 90 persen komponen struktural menggunakan material komposit serat karbon kelas penerbangan, yang menghasilkan pengurangan berat lebih dari 30 persen.

Kendaraan ini memiliki jangkauan 30 km serta didukung baterai silinder berdensitas tinggi yang dapat terisi penuh dalam 25 menit.

Di dalam kabin, AirCab dilengkapi konektivitas 5G, asisten cerdas, pemilihan aroma, kontrol suhu, dan pengaturan musik. Dari sisi keselamatan, kendaraan ini memiliki sistem kendali penerbangan dan navigasi redundan, pemantauan sistem berkelanjutan, serta inspeksi mandiri berbasis cloud.

Selain itu, desain kabin penerbangan dan sasis yang dapat dipisahkan memungkinkan pengoperasian tetap berlangsung meski unit daya mengalami gangguan.

GAC Govy juga menggabungkan sistem penggerak cerdas L4 dengan daya komputasi lebih dari 500 TOPS dan jangkauan deteksi lebih dari 300 meter. Sistem penentuan posisi presisi tinggi serta kontrol daya dan sikap penerbangan yang mampu mencapai akurasi arah ±0,1° menjadi bagian dari paket teknologi yang disematkan.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
CI
Ass. Redaktur

Citra Dara Vresti Trisna

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait