Otomotif 09 Apr 2026 Penulis: Harun Rasyid Editor: Moh. Alpin Pulungan

Gran Max Dominasi Pasar, Penjualan Tembus 900 Ribu

Permintaan kendaraan niaga meningkat seiring pertumbuhan logistik, Gran Max jadi andalan Daihatsu dengan dominasi kuat di segmen UMKM.

Pasar kendaraan niaga tumbuh, Daihatsu catat penjualan kuat lewat Gran Max yang dominasi segmen UMKM dan logistik di Indonesia.

Daihatsu umumkan pencapaian Gran Max di pasar kendaraan niaga, mampu terjual 900 ribu unit. Foto: Harun/KabarBursa.com
Daihatsu umumkan pencapaian Gran Max di pasar kendaraan niaga, mampu terjual 900 ribu unit. Foto: Harun/KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - Kebutuhan kendaraan niaga di Indonesia diproyeksikan terus meningkat. Permintaan kendaraan niaga di dalam negeri dapat bertumbuh seiring pertumbuhan aktivitas bisnis dan sektor logistik di Indonesia. 

Daihatsu selaku salah satu merek kendaraan yang bermain di segmen niaga ringan mencatat, tren tersebut mendorong pasar kendaraan komersial tetap ekspansif. 

Sebab kontribusi kendaraan niaga saat ini mampu mencapai 27 persen atau lebih dari 222 ribu unit dari total penjualan otomotif nasional 2025 sebanyak 834 ribu unit.

Dalam segmen tersebut, Daihatsu mempertahankan kinerja solid dengan menempati posisi kedua pasar otomotif nasional selama 17 tahun berturut-turut. 

Sepanjang 2025, penjualannya mencapai sekitar 137 ribu unit atau setara 16,5 persen pangsa pasar.

Dalam capaian tersebut, Gran Max menjadi tulang punggung penjualan kendaraan niaga Daihatsu, khususnya di segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selama 2025, Gran Max varian Pick Up terjual lebih dari 43 ribu unit dan menguasai 58 persen pasar Pick Up Low. 

Sementara Daihatsu Gran Max Blind Van dan Mini Bus, mencatatkan penjualan lebih dari 18 ribu unit dengan dominasi hingga 92 persen di segmen semi komersial.

Secara kumulatif, sejak diluncurkan pada 2007 hingga Februari 2026, Gran Max telah terjual lebih dari 900 ribu unit. 

Demi memperluas pasar kendaraan usaha, Daihatsu turut berpartisipasi di ajang Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026 yang digelar 8–11 April di JIExpo Kemayoran, Jakarta, 

Daihatsu menampilkan empat unit Gran Max dengan berbagai konsep penggunaan. Mulai dari Gran Max Pick Up 1.5 AC PS untuk kebutuhan mengangkut logistik.

Aada juga Gran Max Mobile Market yang dirancang sebagai kendaraan konsep ala minimarket berjalan, lalu Gran Max Blind Van Logistic dengan transmisi otomatis, hingga Gran Max Mini Bus Lifestyle yang menonjolkan sisi gaya hidup otomotif.

Operasional kendaraan niaga Daihatsu juga didukung jaringan purnajual yang mencakup lebih dari 260 outlet resmi, lebih dari 170 bengkel, lebih dari 320 layanan Daihatsu Mobile Service, serta lebih dari 3.320 part shop di seluruh Indonesia.

Marketing and Customer Relation Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation, Tri Mulyono menyatakan, layanan tersebut dinilai vital guna mendukung keputusan pembelian kendaraan komersial.

“Layanan penjualan dan purnajual menjadi salah satu faktor utama yang mendorong keputusan pembelian di segmen kendaraan komersial. Dengan jaringan yang luas, dari Sabang sampai Merauke, baik di perkotaan hingga ke pelosok, Daihatsu berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang mudah diakses oleh pelanggan,” ujarnya di GIICOMVEC, Rabu 8 April 2026.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HA
Jurnalis

Harun Rasyid

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait