Otomotif 18 Dec 2025 Penulis: Harun Rasyid Editor: Moh. Alpin Pulungan

Jelang Nataru, Isuzu Ingatkan Bahaya Truk ODOL

Isuzu Indonesia menegaskan penolakan terhadap praktik ODOL karena membahayakan keselamatan, merusak jalan, dan mengganggu kelancaran logistik nasional.

Isuzu tolak praktik ODOL yang berisiko tinggi. Truk overload dan overdimension dinilai merusak infrastruktur dan membahayakan keselamatan pengendara.

Ilustrasi layanan nataru dari Isuzu. Foto: dok Isuzu.
Ilustrasi layanan nataru dari Isuzu. Foto: dok Isuzu.

Tolak Praktik ODOL Demi Kelancaran Operasional

KABARBURSA.COM – PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menyatakan sikap terkait dengan praktik over dimension over load (ODOL). Perusahaan otomotif asal Jepang ini menilai, praktik ODOL sebagai pelanggaran keras karena membahayakan keselamatan pengendara lain. 

Praktik mengangkut muatan melebihi kapasitas dan memanipulasi dimensi truk dianggap sebagai perilaku yang kurang terpuji karena meningkatkan risiko kecelakaan.

Praktik ini juga dianggap mempercepat kerusakan kendaraan akibat aus dan merugikan negara karena mempercepat kerusakan infrastruktur jalan dan membahayakan keselamatan pengendara lain. 

Isuzu  memastikan setiap kendaraan niaga yang dipasarkannnya dirancang sesuai spesifikasi teknis, termasuk batas Gross Vehicle Weight (GVW).

Pelanggaran atas spesifikasi teknis ini dapat menyebabkan kegagalan sistem pengereman, ban pecah, hingga hilangnya kendali kendaraan. Karena, karakter pengereman truk yang berbeda dari kendaraan penumpang membuat jarak aman menjadi krusial, terutama di kondisi darurat, jalan padat, atau cuaca kurang bersahabat.

Isuzu mengimbau agar para pengemudi truk menjaga kecepatan sesuai aturan, serta mempertahankan jarak aman dengan kendaraan lain. Kepatuhan terhadap regulasi muatan dan dimensi dinilai dapat mendukung investasi jangka panjang sebuah perusahaan logistik.

Isuzu bakal memastikan kesiapan jaringannya untuk kelancaran momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Jaringan tersebut meliputi bengkel resmi dan stok suku cadang fast moving untuk truk logistik yang beroperasi pada akhir tahun ini.

“Isuzu memahami kendaraan niaga bukan sekadar alat transportasi, melainkan tulang punggung rantai pasok. Kami berharap kendaraan yang digunakan dan sopir yang bekerja selama masa Nataru 2025/2026 mempersiapkan diri dengan baik," ujar Division Head of Business Strategy PT IAMI, Rian Erlangga lewat keterangan resmi, dikutip KabarBursa.com, Kamis, 18 Desember 2025.

Untuk mempermudah pengemudi truk dalam pengecekan kendaraan, Isuzu menyiapkan layanan yang mudah diakses melalui Aplikasi MyIsuzuID. Agar tidak ada masalah di jalan, Isuzu juga menyarankan untuk menyimpan kontak bengkel resmi terdekat sebagai bagian dari rencana darurat perjalanan. 

Dengan dukungan aftersales yang solid, Isuzu berharap para pelanggan dapat fokus pada operasional bisnis tanpa terganggu kendala teknis.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HA
Jurnalis

Harun Rasyid

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait