Otomotif 31 Aug 2025 Penulis: Moh. Alpin Pulungan Editor: Moh. Alpin Pulungan

Kendaraan Listrik Naik Daun, KALISTA Bangun SPKLU Tol TransJawa

Kendaraan listrik tumbuh pesat di Indonesia. Tapi tantangannya bukan cuma mobil, tapi ekosistem SPKLU. Begini KALISTA dan mitranya menjawabnya!

Penetrasi EV capai 10 persen di 2025. KALISTA & mitra bangun ekosistem SPKLU, atasi charging anxiety & dorong transisi kendaraan listrik nasional.

Fasilitas isi daya yang dibangun di TransJawa. Foto: doc KALISTA Group.
Fasilitas isi daya yang dibangun di TransJawa. Foto: doc KALISTA Group.

KABARBURSA.COM - Penetrasi kendaraan listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Hingga Juni 2025, pangsa BEV telah mencapai 10 persen, naik dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Lonjakan ini tidak hanya mencerminkan meningkatnya minat pasar terhadap kendaraan ramah lingkungan, tetapi juga menegaskan kebutuhan mendesak akan ekosistem pendukung yang solid.

Direktur Utama KALISTA Group, Albert Aulia Ilyas, menekankan pentingnya membangun fondasi menyeluruh bagi transisi menuju kendaraan listrik.

“Seiring dengan upaya mendukung akselerasi transisi menuju listrik yang tengah didorong pemerintah sebagai langkah strategis mendorong pertumbuhan berkelanjutan dalam mengurangi emisi karbon, kita tidak bisa hanya bicara tentang unit kendaraan saja. Harus bicara soal ekosistem,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu, 31 Agustus 2025.

Albert mengungkapkan, charging anxiety masih menjadi salah satu pertimbangan utama masyarakat dalam memutuskan beralih ke kendaraan listrik.

“Fenomena charging anxiety masih menjadi salah satu pertimbangan utama dalam keputusan beralih ke kendaraan listrik, di mana pengguna merasa cemas akan ketersediaan dan aksesibilitas stasiun pengisian daya,” katanya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, KALISTA membangun pendekatan ekosistem dengan melibatkan berbagai mitra strategis. Perusahaan ini bekerja sama dengan Voltron sebagai operator titik pengisian daya, PLN dalam penyediaan dan peningkatan daya listrik di lokasi-lokasi yang membutuhkan, serta menggandeng Bank Mandiri melalui kerja sama pembiayaan hijau senilai Rp210 miliar.

Di Medan, kerja sama dengan Bank Mandiri diwujudkan dalam pengadaan unit kendaraan listrik serta pembangunan infrastruktur SPKLU di depo bus listrik.

Sebanyak 18 stasiun pengisian dengan kapasitas 180 kW yang didukung daya 4,3 KVA dari PLN telah dipasang. Dengan spesifikasi ini, 60 unit bus listrik berkapasitas baterai 303 kWh dapat mengisi penuh hanya dalam waktu 1,5 jam.

Kolaborasi lintas sektor juga terlihat pada pembangunan SPKLU di sepanjang Tol TransJawa. KALISTA bersama Voltron dan Jasa Marga Related Business (JMRB) meresmikan instalasi di sembilan titik strategis pada 8 Agustus 2024. Jaringan ini melengkapi fasilitas pengisian daya di jalur utama transportasi darat dari Cipularang hingga Surabaya.

Albert menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam memperluas jaringan SPKLU. “Kami menawarkan model revenue sharing bagi pemilik lahan dengan lokasi strategis, lengkap dengan dukungan operasional penuh dari kami,” ujarnya. “Prinsip kami: kolaborasi strategis demi menciptakan sinergi berkesinambungan.”

Keterlibatan multipihak ini menempatkan pembangunan SPKLU bukan sekadar aset milik KALISTA, melainkan infrastruktur bersama yang mempercepat transisi energi dan mendukung keberlanjutan industri transportasi di Indonesia.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
MO
Ass. Redaktur

Moh. Alpin Pulungan

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait