Otomotif 26 Nov 2025 Penulis: Citra Dara Vresti Trisna Editor: Moh. Alpin Pulungan

Kolaborasi Hyundai–Michelin, Fokus Ban Mobil Listrik

Hyundai dan Michelin memperluas kerja sama teknologi ban, fokus pada pengembangan ban efisien, SmartGrip, dan riset mobil listrik serta otonom.

Hyundai dan Michelin kolaborasi kembangkan ban mobil listrik masa depan: efisiensi tinggi, SmartGrip, dan teknologi untuk EV hingga kendaraan otonom.

Kerja sama antara Hyundai dan Michelin untuk menghasilkan produk ban mobil listrik. Foto: dok Hyundai.
Kerja sama antara Hyundai dan Michelin untuk menghasilkan produk ban mobil listrik. Foto: dok Hyundai.

KABARBURSA.COM - Kerja sama antara Hyundai Motor Group dan Michelin kini memasuki fase ketiga dan menandai kesinambungan riset dan pengembangan (R&D) yang telah dibangun sejak 2017.

Kolaborasi ini menunjukkan pola pengembangan teknologi yang semakin terfokus dari waktu ke waktu, mulai dari pengembangan ban untuk Hyundai IONIQ 5, peningkatan kemampuan prediksi keausan dan performa pengereman, hingga riset ban dengan hambatan putaran sangat rendah dan teknologi SmartGrip.

Hyundai Motor Group mengumumkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) ketiga dengan Michelin untuk mempercepat inovasi teknologi ban bagi mobilitas masa depan. Perjanjian terbaru ini melanjutkan MOU yang sebelumnya ditandatangani pada 2017 dan 2022.

Dalam kerja sama tiga tahun yang baru dimulai ini, kedua perusahaan akan berkolaborasi dalam riset dan pengembangan ban dengan hambatan putaran sangat rendah untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Kerja sama ini juga dijalin untuk menghasilkan ban berperforma tinggi untuk meningkatkan keamanan dan kendalian kendaraan.

Selain itu, pengembangan dilakukan untuk meningkatkan performa ban pada mobil listrik premium, membangun sistem pengembangan ban virtual untuk penggunaan off-road, dan mengembangkan teknologi SmartGrip untuk mendukung performa serta efisiensi pengereman.

Vice President and Head of Genesis Engineering Design Center Hyundai Motor Group Yongsuk Shin mengatakan, melalui fase ketiga kolaborasi teknologi dengan Michelin, pihaknya ingin mencapai inovasi teknologi ban yang akan memimpin industri mobilitas masa depan.

“Berbekal keahlian khusus kedua perusahaan di bidang mobilitas dan teknologi ban, kami akan memaksimalkan penerapan solusi canggih di setiap proses pengembangan produk,” ujar Vice President and Head of Genesis Engineering Design Center Hyundai Motor Group, Yongsuk Shin.

Pada fase sebelumnya, MOU tahun 2017 berkontribusi pada pengembangan teknologi ban untuk Hyundai IONIQ 5.

Sementara itu, perjanjian tahun 2022 diarahkan untuk mencapai kemajuan dalam prediksi keausan ban serta peningkatan performa pengereman. Kedua pencapaian tersebut menjadi dasar yang dibawa ke fase kolaborasi terbaru.

Berdasarkan landasan tersebut, Hyundai Motor Group dan Michelin menyatakan berkomitmen untuk mempercepat inovasi teknologi dan menghadirkan pengembangan ban yang ditujukan untuk kebutuhan mobilitas masa depan, termasuk mobil listrik dan kendaraan otonom.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
CI
Ass. Redaktur

Citra Dara Vresti Trisna

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait