Otomotif 28 Jun 2026 Penulis: Citra Dara Vresti Trisna Editor: Moh. Alpin Pulungan

Laba Merosot 44 Persen, Volkswagen Bakal Tutup 4 Pabrik

Produsen otomotif asal Jerman itu dikabarkan tengah mengevaluasi penutupan empat pabrik, pengurangan hingga 100 ribu tenaga kerja, dan reorganisasi bisnis setelah laba 2025 merosot 44 persen.

Volkswagen dikabarkan mempertimbangkan penutupan empat pabrik di Jerman sebagai bagian dari restrukturisasi besar setelah laba 2025 anjlok 44 persen.

Ilustrasi pabrik Volkswagen di Jerman. Foto: carscoops.
Ilustrasi pabrik Volkswagen di Jerman. Foto: carscoops.

KABARBURSA.COM – Volkswagen dikabarkan tengah menyiapkan penutupan empat pabrik di Jerman sebagai bagian dari restrukturisasi besar-besaran. 

Laporan Manager Magazin yang kemudian dikutip Reuters menyebutkan, Chief Executive Officer (CEO) Oliver Blume bersama Chief Financial Officer (CFO) Arno Antlitz tengah mengevaluasi serangkaian langkah efisiensi untuk memperkuat daya saing grup.

Upaya tersebut dilakukan setelah laba Volkswagen anjlok 44 persen sepanjang 2025. Rencana yang dipertimbangkan tidak hanya mencakup pengurangan tenaga kerja hingga 100.000 posisi secara global, tetapi juga penutupan fasilitas produksi, pemangkasan belanja investasi, serta efisiensi besar-besaran di lini administrasi.

Carscoops melaporkan, empat fasilitas yang disebut berada dalam daftar evaluasi adalah pabrik Volkswagen di Hanover, Emden, dan Zwickau, serta pabrik Audi di Neckarsulm.

Menurut laporan tersebut, produksi kendaraan di lokasi tersebut tidak akan dihentikan secara langsung. Produksi baru akan berakhir setelah model kendaraan yang saat ini diproduksi mencapai akhir siklus hidupnya.

Reuters melaporkan lebih dari 45.000 pekerjaan berkaitan dengan empat fasilitas tersebut. Jika rencana dijalankan, jumlah itu akan menambah pengurangan tenaga kerja yang sebelumnya telah dilakukan Volkswagen melalui berbagai program efisiensi biaya.

Selain mengurangi kapasitas produksi, manajemen Volkswagen juga dikabarkan sedang mempertimbangkan reorganisasi grup dengan memisahkan merek inti Volkswagen dan bisnis komponennya menjadi entitas yang berdiri sendiri.

Langkah tersebut dinilai dapat menyederhanakan struktur organisasi sekaligus memberi fleksibilitas yang lebih besar dalam pengelolaan bisnis ke depan.

Volkswagen belum mengonfirmasi rincian rencana tersebut. Seorang juru bicara perusahaan hanya menyatakan bahwa pembahasan masih berlangsung melalui mekanisme tata kelola perusahaan.

Lebih jauh, rencana restrukturisasi itu mendapat penolakan dari serikat pekerja IG Metall Jerman dan dewan pekerja Volkswagen.

Kedua pihak mengecam proposal yang beredar dan memperingatkan akan menentang setiap upaya yang berpotensi mengurangi lapangan pekerjaan.

Kejelasan mengenai rencana tersebut diperkirakan akan muncul setelah rapat dewan pengawas Volkswagen yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli mendatang. Hasil pertemuan itu akan menjadi penentu arah restrukturisasi salah satu produsen otomotif terbesar di Eropa.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
CI
Ass. Redaktur

Citra Dara Vresti Trisna

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait