Otomotif 02 Mar 2026 Penulis: Harun Rasyid Editor: Moh. Alpin Pulungan

Siap Dipakai Mudik, 5.000 Unit Geely EX2 Diserahkan ke Konsumen

Geely serahkan EX2 ke konsumen pertama di Indonesia dan Thailand. Lebih dari 5.000 unit dipesan, produksi lokal dengan TKDN 46,5 persen.

Geely EX2 diserahkan ke konsumen pertama. Lebih 5.000 unit dipesan, diproduksi lokal TKDN 46,5 persen dan pengiriman bertahap hingga April 2026.

Geely serahkan 5.000 unit mobil listrik EX2 ke tangan konsumen Indonesia dan Thailand. Foto: dok. Geely Auto Indonesia
Geely serahkan 5.000 unit mobil listrik EX2 ke tangan konsumen Indonesia dan Thailand. Foto: dok. Geely Auto Indonesia

Daftar Isi

  1. 01 Spesifikasi Geely EX2

KABARBURSA.COM - Geely Auto Indonesia resmi menyerahkan unit Geely EX2 kepada konsumen pertama melalui handover ceremony yang digelar serentak di Indonesia dan Thailand. Hingga kini, sudah lebih dari 5.000 unit Geely EX2 yang telah dikirimkan ke konsumen di kedua negara.

Prosesi tersebut, merupakan apresiasi Geely kepada para konsumen yang dinilai berperan dalam membangun awareness, dan penerimaan pasar terhadap mobil listrik berukuran compact tersebut.

Diluncurkan di Indonesia pada 20 Januari 2026, Geely EX2 telah diproduksi secara lokal dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) mencapai 46,5 persen. 

Geely juga telah memulai pengiriman batch pertama sebanyak 1.000 unit.  Hal ini diklaim selaras sejalan dengan strategi lokalisasi perusahaan yang mencakup transfer teknologi, penguatan rantai pasok, serta dukungan terhadap industri otomotif nasional.

Direktur Sales and Channel Development Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso menyatakan, minat konsumen terhadap Geely EX2 terus meningkat sejak masa pre-booking dibuka.

“Sejak periode pre-booking Geely EX2 dibuka, kami telah menerima lebih dari 5.000 pemesanan. Jumlah pemesanan terus bertambah, dan kami melihat antusiasme konsumen ini didukung oleh value for money yang ditawarkan Geely EX2 penggunaan harian," ujarnya lewat keterangan resmi, Senin, 2 Maret 2026.

Herlijoso menyebut, pengiriman Geely EX2 ke tangan konsumen terus berlanjut dan dilakukan secara bertahap.

"Saat ini, proses pengiriman kepada konsumen berlangsung secara bertahap, dengan estimasi waktu tunggu hingga Maret sampai April 2026,” sebutnya.

Spesifikasi Geely EX2

Diketahui, Geely EX2 diposisikan sebagai kendaraan listrik perkotaan yang menyasar konsumen muda dan profesional urban.

Rival BYD Atto 1 dan Wuling Binguo EV tersebut mengusung desain stylish dengan karakter modern, didukung kabin fungsional, ruang penyimpanan ekstra melalui front trunk 70 liter, serta konfigurasi penggerak roda belakang (RWD) dan suspensi multi-link.

Fitur keselamatan Geely EX2 antara lain blind spot detection, kamera 540 derajat dengan tampilan sasis transparan, hingga sistem Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) dengan 12 fungsi untuk menunjang keamanan di lalu lintas padat.

Kini, memasuki periode Ramadan dan musim mudik Lebaran, Geely turut menghadirkan program purnajual bertajuk “Geely Semarak Lebaran”. 

Lewat program ini, konsumen dapat menikmati layanan general check up gratis biaya jasa di seluruh bengkel resmi Geely sepanjang Maret 2026. 

Selain itu, sebanyak 11 dealer Geelt tetap beroperasi pada puncak arus mudik yakni pada 19 hingga 24 Maret 2026 di lima kota utama. Layanan tersebut didukung  Emergency Roadside Assistance (ERA) 24 jam untuk keadaan darurat.

Geely juga terus memperluas jaringan bisnisnya di Tanah Air. Saat ini, 45 dealer telah beroperasi, dengan target mencapai 80 diler hingga akhir tahun. 

Sebab bagi brand asal China tersebut, Indonesia merupakan salah satu pasar strategis di Asia Tenggara. Hal ini seiring rencana Geely dalam penambahan lini kendaraan dan penguatan layanan di berbagai segmen untuk pasar Indonesia.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HA
Jurnalis

Harun Rasyid

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait