Otomotif 18 Dec 2025 Penulis: Citra Dara Vresti Trisna Editor: Moh. Alpin Pulungan

Uji Tabrak Tesla Cybertruck Diakui Aman, tapi Gagal Masuk Eropa?

Tesla Cybertruck raih predikat keselamatan tertinggi dari IIHS untuk unit produksi setelah April 2025, namun hadapi tantangan regulasi di Eropa.

Tesla Cybertruck raih Top Safety Pick+ IIHS berkat struktur baru dan fitur keselamatan. Tapi desainnya sulit lolos regulasi Eropa.

Uji tabrak Tesla. Foto: dok Carscoops.
Uji tabrak Tesla. Foto: dok Carscoops.

KABARBURSA.COM - Tesla Cybertruck meraih penghargaan Top Safety Pick+ dari Lembaga Asuransi untuk Keselamatan Jalan Raya (IIHS) Amerika Serikat. Penghargaan tersebut diberikan kepada unit Cybertruck yang diproduksi setelah April tahun ini.

Top Safety Pick+ merupakan peringkat keselamatan tertinggi dari IIHS, yang secara berkala memperbarui dan memperketat standar pengujiannya. Dengan capaian ini, Cybertruck masuk dalam daftar kendaraan yang memenuhi seluruh kriteria keselamatan lembaga tersebut.

Cybertruck produksi setelah April memperoleh sejumlah perubahan struktural, termasuk desain ulang bagian bawah bodi dan area pijakan kaki. Perubahan ini menghasilkan peringkat Baik pada uji tabrakan depan tumpang tindih kecil, baik di sisi pengemudi maupun penumpang.

Carscoops melaporkan, dalam uji benturan frontal dengan tumpang tindih sedang, kendaraan tersebut juga meraih peringkat baik, dengan satu catatan skor “dapat diterima” pada perlindungan dada penumpang belakang.

Uji benturan samping yang diperbarui pada 2024, yang dirancang untuk mencerminkan kendaraan dengan bobot dan dimensi lebih besar, memberikan hasil keseluruhan baik.

Selain pengujian tabrakan, Cybertruck memenuhi kriteria IIHS lainnya, termasuk peringkat Baik untuk lampu depan LED, sistem pencegahan tabrakan pejalan kaki, serta kinerja jangkar kursi anak. Hasil tersebut memastikan kendaraan ini memenuhi seluruh persyaratan untuk meraih Top Safety Pick+.

Di luar Amerika Serikat, pendekatan keselamatan kendaraan berbeda. Regulasi di Eropa melalui UNECE dan Euro NCAP memberikan penekanan lebih besar pada keselamatan pejalan kaki dan pesepeda, serta mitigasi dampak eksternal kendaraan di lingkungan perkotaan.

Desain Cybertruck menjadi perhatian dalam konteks tersebut. Panel bodi baja tahan karat, struktur kendaraan yang kaku, dan tepi bodi yang bersudut dinilai tidak selaras dengan persyaratan perlindungan pejalan kaki di Eropa, yang mensyaratkan bagian depan kendaraan dapat berubah bentuk dan menyerap energi benturan.

Media bisnis Jerman Handelsblatt melaporkan manajer pabrik Tesla di Grünheide, André Thierig, hampir sepenuhnya menampik kemungkinan peluncuran Cybertruck di Eropa. Ia menyatakan tidak melihat Cybertruck “akan beredar di jalanan Eropa dalam jumlah yang signifikan.”

Laporan tersebut juga menyebutkan adanya satu unit Cybertruck yang terdaftar di Jerman dengan izin khusus. Kendaraan itu memerlukan modifikasi, dan manajemen Tesla telah memperingatkan agar tidak mengharapkan kehadiran unit serupa dalam jumlah lebih banyak.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
CI
Ass. Redaktur

Citra Dara Vresti Trisna

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait