Otomotif 23 Dec 2025 Penulis: Citra Dara Vresti Trisna Editor: Moh. Alpin Pulungan

Zeekr Resmi Delisting dari Bursa New York! ini Alasannya

Geely resmi memprivatisasi Zeekr dan menariknya dari Bursa New York. Langkah ini mencerminkan pergeseran strategi EV China dari pasar modal AS ke konsolidasi domestik.

Geely privatisasi Zeekr senilai USD2,4 miliar dan cabut dari Bursa AS. Fokus ke efisiensi biaya, teknologi EV, dan ekspansi pasar global hingga 2026.

Ilustrasi Zeekr yang keluar dari bursa saham AS. Foto: carnewschina.
Ilustrasi Zeekr yang keluar dari bursa saham AS. Foto: carnewschina.

KABARBURSA.COM - Keputusan Geely Automobile Holdings Ltd memprivatisasi Zeekr Intelligent Technology dan mengakhiri pencatatan sahamnya di Bursa Efek New York mencerminkan perubahan sikap produsen kendaraan listrik (EV) Tiongkok terhadap pasar modal Amerika Serikat (AS).

Privatisasi ini disebut-sebut sebagai bentuk ketidaksesuaian antara pasar modal AS dengan strategi jangka panjang industri EV.

Geely menyatakan telah secara resmi menyelesaikan privatisasi unit mobil listrik premiumnya tersebut, menyusul perjanjian merger yang ditandatangani pada Juli.

Dalam kesepakatan itu, Geely membayar USD2,687 tunai ditambah 1,23 saham Geely baru untuk setiap saham Zeekr yang belum dimilikinya, dengan nilai transaksi sekitar USD2,4 miliar.

Saham depositari Amerika (ADS) Zeekr berhenti diperdagangkan pada 15 Juli dan perusahaan akan dicabut pendaftarannya dari Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC).

Langkah ini meningkatkan kepemilikan Geely di Zeekr dari 65,7 persen menjadi 100 persen serta mengonsolidasikan neraca Zeekr ke dalam perusahaan induk yang tercatat di Bursa Efek Hong Kong.

Geely menyebut privatisasi tersebut akan “menghilangkan penelitian dan pengembangan yang tumpang tindih, menyatukan strategi arsitektur, dan mempercepat sinergi biaya,” dengan penghematan awal sebesar 10–20 persen pada pengembangan dan 5–8 persen pada pengadaan, setelah Zeekr sebelumnya mengakuisisi merek saudaranya, Lynk & Co.

Keluarnya Zeekr dari NYSE juga tercatat sebagai yang tercepat di antara produsen EV Tiongkok. Zeekr melantai di bursa AS pada Mei 2024 dengan harga penawaran USD9 per saham. 

Harga ini sempat mencapai puncak mendekati USD13, sebelum turun di bawah USD7. Geely menyatakan harga privatisasi mencerminkan premi 18,9 persen dibandingkan harga penutupan terakhir yang tidak terpengaruh serta premi 25,6 persen dibandingkan volume-weighted average price (VWAP) 30 hari.

CarNewsChina melaporkan, privatisasi Zeekr menjadi bagian terakhir dari “Deklarasi Taizhou” Geely pada September 2024, yang mengarahkan grup untuk menghentikan “penyebaran merek” dan memusatkan sumber daya ke dalam dua pilar mobil penumpang. Struktur tersebut mencakup Geely Auto Group—Geely, Geely Galaxy, dan Geely Radar—serta Grup Teknologi Zeekr yang menaungi Zeekr dan Lynk & Co.

Ketua Geely, Eric Li, dalam memo internal menyatakan integrasi tersebut menghilangkan kebisingan pasar modal. “(Privatisasi dilakukan) untuk lebih fokus pada investasi teknologi jangka panjang seperti arsitektur SEA, pengisian cepat 800 V, dan AD (Automatic Device) full-stack,” ujarnya.

Ke depan, Geely juga berencana menggabungkan 300 toko ritel Zeekr ke dalam jaringan penjualan kendaraan energi baru (NEV) terpadu di China, serta mengombinasikan keahlian homologasi Eropa milik Zeekr dengan infrastruktur purna jual lokal Volvo. Langkah ini ditujukan untuk menjangkau 50 pasar ekspor pada 2026.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
CI
Ass. Redaktur

Citra Dara Vresti Trisna

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait