Syariah 31 Mar 2026 Penulis: Citra Dara Vresti Trisna Editor: Moh. Alpin Pulungan

BYOND BSI Melejit, Pengguna Tumbuh 197 Persen

BYOND by BSI mencatat pertumbuhan pengguna 197 persen YoY, didorong fitur digital seperti tabungan emas dan ekosistem haji umrah terintegrasi.

BYOND BSI tumbuh 197 persen dengan 6 juta pengguna. Transaksi tembus Rp820 triliun, didorong fitur tabungan emas dan layanan digital terintegrasi.

Ilustrasi kenaikan pengguna BYOND. Foto: dok KabarBursa.com
Ilustrasi kenaikan pengguna BYOND. Foto: dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM – Layanan mobile banking PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), BYOND by BSI, mencatat lonjakan signifikan. Sejak diluncurkan pada November 2024 jumlah pengguna BYOND tumbuh 197 persen secara tahunan (YoY).

Hingga Desember 2025, total pengguna mobile banking BSI telah melampaui 9 juta user, terdiri dari sekitar 6 juta pengguna BYOND dan lebih dari 3 juta pengguna BSI Mobile.

BYOND sendiri merupakan superapp perbankan digital yang dikembangkan BSI untuk menjawab kebutuhan layanan keuangan yang lebih modern dan terintegrasi.

Aplikasi ini dirancang dengan pendekatan yang lebih interaktif serta menyesuaikan pola transaksi masyarakat yang semakin mengarah pada gaya hidup cashless.

Pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari penguatan fitur dan produk digital yang terus dikembangkan perseroan. Salah satu yang mendorong peningkatan pengguna adalah layanan bullion bank melalui fitur Tabungan Emas, yang dapat diakses dengan nominal mulai dari Rp50 ribuan.

Inovasi ini berkontribusi terhadap peningkatan jumlah pengguna Tabungan Emas menjadi lebih dari 530 ribu nasabah, atau tumbuh 417 persen secara tahunan. Selain itu, pengembangan fitur juga dilakukan pada layanan lain, termasuk ekosistem haji dan umrah yang terintegrasi dalam aplikasi.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menegaskan peran digitalisasi dalam mendorong pertumbuhan bisnis. “Digitalisasi menjadi entry gate dalam memperkenalkan produk dan layanan BSI dengan cara yang mudah, aman, dan inklusif, salah satunya melalui BYOND,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa, 31 Maret 2026.

Selain pertumbuhan pengguna, aktivitas transaksi melalui BYOND juga menunjukkan peningkatan. Dalam setahun terakhir, jumlah transaksi mencapai lebih dari 730 juta transaksi atau naik 52 persen secara tahunan, dengan nilai transaksi menembus sekitar Rp820 triliun atau tumbuh 48 persen.

Layanan yang tersedia dalam aplikasi mencakup pembukaan rekening, investasi emas, pembiayaan, hingga fitur sosial dan spiritual seperti ZISWAF, lokasi masjid, serta arah kiblat.

Fitur pembukaan tabungan haji dengan setoran awal Rp100 ribu juga menjadi salah satu yang diminati, dengan jumlah pengguna mencapai sekitar 380 ribu nasabah atau tumbuh 108% secara tahunan.

Di luar aplikasi, BSI juga memperkuat ekosistem layanan digital melalui berbagai kanal, seperti BSI Call 14040, sekitar 6.000 ATM/CRM, BSI Net, BEWIZE untuk cash management, serta jaringan lebih dari 126 ribu agen yang tersebar di seluruh Indonesia.

Ke depan, BSI menargetkan peningkatan jumlah pengguna mobile banking menjadi lebih dari 10 juta pada 2026. Upaya ini akan dilakukan melalui penguatan kapabilitas teknologi, peningkatan kualitas layanan, serta perluasan ekosistem digital yang terintegrasi.

Strategi tersebut juga didukung oleh pengembangan berbagai platform digital, termasuk mobile banking, internet banking, Banking as a Service (BaaS), Open API, hingga sistem manajemen kas, sebagai bagian dari langkah BSI memperkuat posisinya di sektor perbankan syariah digital.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
CI
Ass. Redaktur

Citra Dara Vresti Trisna

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait