Syariah 19 Apr 2026 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

CMRY Mulai Bangkit, Analis Targetkan Harga Rp6.776

Harga menguat dengan volume beli, namun sinyal teknikal menengah masih menahan, saat konsensus analis buka ruang kenaikan lebar.

CMRY menguat didukung volume beli, tapi tren besar masih tertahan. Target analis hingga Rp6.776 buka peluang kenaikan signifikan.

Analis masih merekomendasikan buy untuk saham CMRY meskipun secara moving average tekanan masih cukup tinggi. (Foto: dok Cisarua Mountain Dairy)
Analis masih merekomendasikan buy untuk saham CMRY meskipun secara moving average tekanan masih cukup tinggi. (Foto: dok Cisarua Mountain Dairy)

Daftar Isi

  1. 01 Konsensus Analis Rekomendasikan Buy
  2. 02 Arah Gerak Pekan Depan

KABARBURSA.COM - Pergerakan saham PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) mulai menunjukkan perubahan struktur dalam beberapa sesi terakhir, seiring kenaikan harga ke level Rp4.650 atau menguat 2,42 persen dengan dukungan volume pembelian. 

Kenaikan ini terjadi di tengah fase teknikal yang masih berada dalam struktur wave C dari wave (4), yang umumnya merefleksikan fase lanjutan dari pola koreksi sebelum menentukan arah berikutnya.

Dari sisi teknikal jangka pendek, area buy on weakness berada pada rentang 4.520–4.640, dengan target harga 4.790 hingga 4.880, serta batas risiko di bawah 4.400. Level ini beririsan dengan struktur pivot point yang menunjukkan titik keseimbangan di sekitar 4.450. 

Pada skenario kenaikan, resistance terdekat berada di area 4.590 hingga 4.710, sementara level lanjutan berada di kisaran 4.850. Skenario menempatkan harga saat ini tepat di atas area pivot, yang secara teknikal menjadi penentu apakah momentum dapat berlanjut atau kembali tertahan.

Namun, struktur moving average masih menunjukkan tekanan pada timeframe yang lebih luas. MA5 sudah memberikan sinyal beli dengan posisi di bawah harga saat ini, tetapi MA10 hingga MA200 masih berada di atas harga dan mencerminkan sinyal jual. 

Artinya, kenaikan yang terjadi masih berada dalam fase pemulihan jangka pendek, sementara tren menengah hingga panjang belum sepenuhnya berbalik.

Konsensus Analis Rekomendasikan Buy

Di sisi lain, konsensus analis justru menunjukkan arah yang berbeda dari struktur teknikal tersebut. Sebanyak 21 analis memberikan rekomendasi buy tanpa adanya rekomendasi hold maupun sell. Target harga rata-rata berada di Rp6.776, dengan batas atas Rp9.150 dan batas bawah Rp5.800. 

Dibandingkan harga saat ini di Rp4.650, terdapat selisih yang cukup lebar terhadap target rata-rata, mencerminkan ruang kenaikan secara valuasi.

Proyeksi kinerja juga menunjukkan pertumbuhan yang berlanjut. Pendapatan diperkirakan meningkat dari Rp10,72 triliun pada 2025 menjadi Rp12,35 triliun pada 2026 dan Rp14,16 triliun pada 2027. 

Laba bersih diproyeksikan naik dari Rp2,03 triliun menjadi Rp2,25 triliun dan kemudian Rp2,68 triliun dalam periode yang sama. EPS juga meningkat dari 256 menjadi 283 dan 340, menunjukkan ekspansi profitabilitas yang konsisten dalam estimasi analis.

Kombinasi antara teknikal dan fundamental ini membentuk kondisi yang tidak sepenuhnya searah. Di satu sisi, data konsensus menunjukkan optimisme yang kuat terhadap pertumbuhan dan valuasi jangka menengah. 

Di sisi lain, indikator teknikal memperlihatkan bahwa harga masih berada dalam fase transisi setelah tekanan sebelumnya, dengan tren besar yang belum sepenuhnya berbalik.

Arah Gerak Pekan Depan

Untuk pekan depan, arah pergerakan CMRY akan sangat ditentukan oleh kemampuannya bertahan di atas area pivot 4.450 serta menjaga momentum di atas rentang 4.520–4.640. Jika tekanan beli tetap terjaga dan harga mampu bergerak mendekati resistance 4.790–4.880, maka struktur kenaikan jangka pendek dapat berlanjut. 

Namun, jika harga kembali turun dan menembus area bawah 4.400, maka fase koreksi berpotensi berlanjut dalam struktur yang lebih dalam.

Dengan posisi saat ini, CMRY berada di titik yang mempertemukan dua narasi utama: ekspektasi pertumbuhan yang kuat dari sisi analis dan fase pengujian arah dari sisi teknikal. 

Pergerakan dalam beberapa sesi ke depan akan menjadi penentu apakah harga mulai mengikuti proyeksi valuasi atau tetap bergerak dalam tekanan tren sebelumnya.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait