Syariah 20 Feb 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Erick Thohir: Merger BTN Syariah dan Muamalat Segera

Erick Thohir: Merger BTN Syariah dan Muamalat Segera
Erick Thohir: Merger BTN Syariah dan Muamalat Segera

KABARBURSA.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan proses merger antara BTN Syariah dan Bank Muamalat akan rampung sebelum pergantian presiden pada Oktober 2024.  “Muamalat dan BTN Syariah kalau bisa digabungkan targetnya Maret, April, atau Mei 2024, intinya sebelum Oktober 2024,” ujarnya di JIExpo Kemayoran Jakarta, Minggu 18 Februari 2024.

Dia menyatakan bahwa Kementerian BUMN terus mendorong pembangunan ekonomi syariah di Tanah Air. Oleh karena itu, pihaknya berupaya menghadirkan bank syariah lain yang mampu menjadi pesaing bagi PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) atau BSI.

“Itulah kenapa saya ajak bicara Pak Hery [Direktur Utama BSI], kita juga akan melakukan perbaikan kepada Bank Muamalat bersama BTN Syariah. Pak Hery bilang ke saya, bagus pak biar kalau latihan olahraga ada lawan tanding,” pungkasnya.

Rencana merger antara Bank Tabungan Negara (BTN) Syariah dan Bank Muamalat merupakan langkah strategis dalam mengembangkan sektor perbankan syariah di Indonesia. Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan bahwa pembahasan final terkait merger ini diperkirakan akan selesai pada Maret 2024.

Direktur Utama BBTN, Nixon LP Napitupulu, juga optimis bahwa proses akuisisi akan rampung pada Maret mendatang, dengan keputusan akuisisi dijadwalkan untuk diambil pada bulan April 2024.

Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih menunggu hasil negosiasi antara kedua belah pihak sebelum memberikan persetujuan terhadap rencana akuisisi tersebut. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan bahwa OJK akan bersikap objektif dan memberikan persetujuan jika proposal memenuhi persyaratan yang berlaku.

Hingga saat ini, kedua bank tersebut masih dalam proses negosiasi, dan OJK akan melakukan pembahasan lebih lanjut setelah ada kesepakatan antara kedua belah pihak.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait