Syariah 16 Dec 2025 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Uslimin Usle

INKP Dapatkan Peringkat iAA untuk Obligasi dan Sukuk Berkelanjutan 2026

KRI meneguhkan kembali peringkat korporat INKP di level iAA dengan outlook Stabil

PT Kredit Rating Indonesia (KRI) kembali menegaskan peringkat kredit PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) pada level iAA dengan outlook Stabil

Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com
Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com

KABARBURA.COM - PT Kredit Rating Indonesia (KRI) kembali menegaskan peringkat kredit PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) pada level iAA dengan outlook Stabil, menegaskan kepercayaan lembaga pemeringkat terhadap kemampuan finansial perusahaan.

Mengutip Keterbukaan Informasi melalui laman resmi IDX, peringkat ini berlaku untuk periode 11 Desember 2025 hingga 1 Desember 2026, menegaskan posisi keuangan INKP tetap solid dan kredibel di mata pemangku kepentingan.

Dalam surat resmi bernomor RC-004/KRI-DIR/XII/2025, KRI juga memberikan penilaian atas sejumlah rencana penerbitan surat utang Indah Kiat pada 2026. Rencana tersebut mencakup Obligasi Berkelanjutan VI Tahun 2026 dengan nilai maksimal Rp10 triliun yang memperoleh peringkat iAA, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Tahun 2026 senilai Rp10 triliun yang meraih peringkat iAA(sy), serta Obligasi USD Berkelanjutan III Tahun 2026 dengan nilai maksimal USD100 juta, yang juga diperingkat iAA.

Selain menetapkan peringkat baru untuk rencana penerbitan tersebut, KRI meneguhkan kembali peringkat korporat INKP di level iAA dengan outlook Stabil. Lembaga ini juga menegaskan peringkat iAA untuk Obligasi USD Berkelanjutan I Tahun 2023 senilai USD300 juta yang masih beredar di pasar.

Keputusan pemeringkatan diambil berdasarkan kajian Komite Pemeringkat KRI pada 11 Desember 2025, dengan menelaah berbagai data dan informasi, termasuk laporan keuangan audit konsolidasian per 30 September 2025 serta kinerja keuangan INKP sepanjang 31 Desember 2020 hingga 2024.

Menurut definisi KRI, peringkat iAA menunjukkan obligor memiliki kapabilitas sangat tinggi dalam memenuhi kewajiban keuangannya. Level ini berada satu tingkat di bawah peringkat tertinggi AAA, dengan perbedaan yang relatif kecil terhadap skala tertinggi tersebut.

Sementara itu, suffix sy pada peringkat sukuk menandakan bahwa instrumen tersebut telah dinyatakan sesuai prinsip syariah, menjadikan produk ini tidak hanya kuat secara finansial, tetapi juga memenuhi ketentuan syariah yang berlaku.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait