Syariah 21 Feb 2026 Penulis: KabarBursa.com Editor: Yunila Wati

IsDB Apresiasi Pembayaran Digital RI, ini Keunggulannya

Model QRIS dan BI-FAST dinilai sukses memperkuat inklusi dan efisiensi transaksi, serta layak menjadi referensi global.

Model QRIS dan BI-FAST dinilai sukses memperkuat inklusi dan efisiensi transaksi, serta layak menjadi referensi global.

Transformasi digital sistem pembayaran Indonesia mendapat pengakuan internasional setelah dinilai berhasil. (Foto: Dok. KabarBursa)
Transformasi digital sistem pembayaran Indonesia mendapat pengakuan internasional setelah dinilai berhasil. (Foto: Dok. KabarBursa)

KABARBURSA.COM – Transformasi digital sistem pembayaran Indonesia mendapat pengakuan internasional setelah dinilai berhasil menghadirkan ekosistem transaksi yang cepat, efisien, dan inklusif. Pencapaian tersebut mendapat apresiasi dari Islamic Development Bank (IsDB), yang menilai model Indonesia layak dijadikan referensi global.

Presiden IsDB, Muhammad Sulaiman Al Jasser, memuji peran strategis Indonesia dalam mendorong kemajuan ekonomi dan keuangan syariah dunia.  

“Keberhasilan Indonesia menunjukkan bahwa transformasi digital sektor keuangan dapat memperkuat inklusi sekaligus stabilitas ekonomi,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu, 21 Februari 2026.

Apresiasi itu disampaikan dalam forum strategis di Jeddah pada 12 Februari 2026, yang juga dihadiri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Dalam paparannya, Perry menekankan bahwa kunci transformasi digital bukan hanya teknologi, tetapi juga tata kelola dan kolaborasi lintas sektor.

“Keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh tata kelola yang kuat, sinergi lintas sektor, inovasi berkelanjutan, serta kepemimpinan di seluruh tingkatan organisasi,” ujarnya di hadapan perwakilan 56 negara anggota.

Ia menjelaskan implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia telah membawa perubahan signifikan melalui penguatan infrastruktur seperti QRIS dan BI-FAST, serta pengembangan konektivitas pembayaran lintas batas. Sistem tersebut membuat transaksi lebih cepat dan murah sekaligus memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.

Menurut Perry, langkah berikutnya adalah memperkuat konsep Integrated Digital Central Bank dengan pemanfaatan data, kecerdasan artifisial, digitalisasi proses kebijakan, dan budaya kerja digital. 

“Kami ingin memastikan kebijakan semakin responsif dan operasional makin efisien,” katanya.

Rangkaian agenda juga diisi pertemuan bilateral antara Indonesia dan IsDB untuk memperdalam kemitraan strategis, termasuk kolaborasi proyek prioritas di sektor kesehatan serta pengembangan konektivitas pembayaran global. 

Indonesia menegaskan komitmennya sebagai salah satu kontributor modal terbesar sekaligus investor sukuk lembaga tersebut.

Kerja sama ini diharapkan mempercepat transformasi digital dan pembangunan ekonomi inklusif di negara-negara anggota, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama inovasi sistem pembayaran dunia. (*)

 

Reporter: Nur Nadiyah

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait