Syariah 26 Feb 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Kemenkeu: Aset Keuangan Syariah RI Capai Rp2.452 T

Kemenkeu: Aset Keuangan Syariah RI Capai Rp2.452 T
Kemenkeu: Aset Keuangan Syariah RI Capai Rp2.452 T

KABARBURSA.COM - Industri keuangan syariah Indonesia terus mengalami peningkatan. Buktinya, jumlah aset keuangan syariah di Tanah Air per September 2023 telah mencapai Rp2.452,7 triliun, atau tumbuh 6,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Staf Ahli Menteri Keuangan Jasa Keuangan dan Pasar Modal, Arief Wibisono mengungkapkan pertumbuhan aset ini mencakup aset pasar modal syariah sebesar Rp77,3 triliun atau tumbuh sekitar 55,94 persen. Kemudian disusul oleh perbankan syariah sebesar Rp831,94 atau tumbuh 33,92 persen dan IKNB syariah Rp162,85 triliun atau tumbuh 6,60 persen.

"Di sisi lain market share keuangan syariah nasional juga mengalami kenaikan signifikan, dengan rincian pasar keuangan 20,52 persen, perbankan syariah 7,27 persen dan IKNB syariah sebesar 5 persen," kata Arief dalam Peluncuran KEKSI 2023 & SheFo 2024, Senin 26 Februari 2024.

Besaran industri keuangan syariah Indonesia tersebut diakui secara global, berdasarkan Global Islamic Economy Indicator Tahun 2023 yang dirilis di Dubai tahun lalu. Indonesia berada di peringkat ketiga.

"Posisi Indonesia ini mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yang berada pada peringkat keempat," kata Arief.

Sayangnya, meski kinerja tersebut sangat baik, tetapi porsi aset keuangan syariah terhadap keseluruhan aset di Indonesia terbilang rendah, yaitu hanya 10,81 persen. Padahal, Indonesia merupakan negara dengan mayoritas muslim terbesar. Oleh karena itu, dia berharap harus ada upaya besar untuk meningkatkan aset keuangan syariah di Indonesia.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait